Ledakan emosi Lewis Hamilton melalui radio tim Ferrari pada Grand Prix Belanda membuat David Coulthard tercengang. Mantan pembalap Formula 1 itu mengaku belum pernah melihat Hamilton sekalap itu, bahkan sampai meninggikan suara.
Insiden bermula ketika Hamilton terjebak di belakang rekan setimnya, Charles Leclerc, yang menjalankan strategi berbeda dengan ban lebih tua. Frustrasi memuncak saat Leclerc akhirnya pit, dan Hamilton melontarkan sindiran pedas: "Cara yang bagus untuk membuang waktu, kerja bagus."
Kehilangan waktu akibat terjebak di belakang Leclerc itu membuat Hamilton harus puas finis di belakang George Russell yang dibantu safety car virtual pada lap-lap akhir. Padahal, peluang podium sempat terbuka lebar di Zandvoort.
Dalam podcast Up to Speed, Coulthard mengaku kaget dengan ledakan kemarahan Hamilton yang dinilainya punya dasar kuat. "Saya rasa ada poin yang valid. Saya belum pernah mendengar Lewis Hamilton begitu marah di radio. Belum pernah mendengar dia meninggikan suara. Dia tidak pernah mengumpat. Tidak pernah," ujarnya.
Baca Juga Jadwal Lengkap F1 GP Belanda 2026 di Zandvoort, Sprint Weekend Terakhir VerstappenHamilton sendiri sudah meminta maaf atas komentarnya di radio. Lewat media sosial, ia mengakui bahwa "itu bukan versi terbaik dari diriku" dan berjanji akan lebih baik ke depannya. Ia menegaskan bahwa gairahnya muncul karena percaya pada tim dan orang-orang di dalamnya.
Saat ini, Hamilton tercecer ke posisi ketiga klasemen dengan selisih 59 poin dari Andrea Kimi Antonelli, dan sama poin dengan Russell. Pekerjaan rumah masih menumpuk, terutama untuk performa satu lap.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!