Franco Colapinto menjadi pusat kontroversi setelah dua penalti yang dijatuhkan steward FIA pada GP Belanda memicu kemarahan, baik dari pembalap Argentina itu maupun eksekutif senior Mercado Libre, sponsor utamanya di Formula 1.
Insiden bermula di lap pertama saat Colapinto tengah berusaha melewati Yuki Tsunoda. Di depan mereka, Max Verstappen mengalami kecelakaan, memunculkan bendera kuning sebelum balapan dihentikan dengan bendera merah. Colapinto tak bisa menghindari menyelesaikan manuver melewati Tsunoda, sehingga steward menjatuhkan penalti drive-through yang efektif mengakhiri harapannya mencetak poin setelah sempat berada di posisi 10 besar.
Pembalap Alpine itu mengaku kecewa dengan keputusan tersebut. "Drive-through itulah yang mengorbankan seluruh balapan kami. Start saya sangat baik dan saya berada di posisi poin. Ya, sulit, menurut saya. Sulit menilai dalam kondisi seperti itu saat Anda bertarung di lap pertama, melakukan manuver di lintasan basah dan di banking, dengan bagian mobil beterbangan. Saya melihat bendera kuning sangat terlambat saat saya menyelesaikan overtake, dan jelas lebih berbahaya jika saya mengerem mendadak di tengah lintasan lurus, di banking yang basah, saat semua orang spin. Jadi ini sangat rumit," ungkapnya kepada Motorsport.com.
Colapinto menambahkan bahwa meski aturan tertulis, steward seharusnya lebih fleksibel dan mempertimbangkan aspek keselamatan. "Saya rasa mereka sangat keras. Maksud saya, itu pekerjaan mereka, tapi tugas mereka juga untuk fleksibel dan memahami situasi. Terutama mana yang lebih berbahaya ketika grip sangat rendah dan kondisi seperti ini. Bagi saya, itu agak keterlaluan. Untuk saya dan Lindblad, terutama drive-through, itu membunuh balapan Anda. Terlalu berlebihan, tapi ya sudah," tegasnya.
Baca Juga Pembalap F1 Berduka Kehilangan Sirkuit Zandvoort yang IkonikBelum selesai, Colapinto menerima penalti kedua berupa 10 detik pada periode bendera kuning lainnya. Steward juga menambah tiga poin penalti ke lisensinya, total menjadi empat. Sementara itu, eksekutif Mercado Libre menilai keputusan steward tidak proporsional dan merugikan pembalap muda. Kritik ini menambah tekanan pada konsistensi pengawasan balapan FIA di tengah musim yang kompetitif.
Dampak pada Klasemen dan Performa
Dengan hasil ini, Colapinto gagal memperbaiki posisinya di klasemen, sementara Alpine kehilangan peluang poin berharga. Kontroversi ini juga menyoroti perlunya evaluasi prosedur penalti di F1, terutama dalam kondisi lintasan ekstrem. Reaksi keras dari sponsor utama menunjukkan bahwa keputusan steward tidak hanya berdampak pada pembalap, tetapi juga pada hubungan dengan pihak komersial.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!