Marco Bezzecchi mengakui bahwa ia mengalami setback kecil dalam pemulihan cedera setelah Grand Prix Inggris, menjelang putaran MotoGP Aragon akhir pekan ini. Pembalap Aprilia itu sebelumnya memimpin klasemen, tetapi harus rela turun setelah mengalami patah tulang selangka dalam kecelakaan saat kualifikasi di Jerman pada Juli lalu.

Kembali membalap di Silverstone dua pekan lalu, Bezzecchi tampil heroik dengan dua kali finis ketiga. Namun, beban balapan di sirkuit cepat itu ternyata meninggalkan efek. "Tentu akan menjadi akhir pekan yang berat karena setelah Silverstone saya mengalami kemunduran kecil akibat usaha keras selama balapan," ujarnya, seperti dilansir Crash.net.

Meski begitu, pembalap asal Italia ini tetap optimistis. "Kami sudah menduga hal ini, jadi kami mencoba memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mempersiapkan semuanya. Saya sangat senang bisa ke Aragon, trek ini sangat saya sukai dan saya tidak sabar untuk segera naik motor," tambahnya.

- Advertisement -
Advertisement

Di sisi lain, rekan setimnya, Jorge Martin, datang ke Aragon dengan modal kuat. Ia unggul 31 poin di klasemen pembalap atas Bezzecchi yang kini menghuni posisi kedua. Martin tampil impresif di Silverstone dengan meraih pole, kemenangan sprint, dan podium di balapan utama setelah kembali ke setelan yang ia gunakan awal musim.

Baca Juga Liam Lawson Ubah Target F1: Tak Lagi Terpaku pada Red Bull

Martin yang belum pernah membalap untuk Aprilia di Aragon, mengaku antusias. "Kami tiba di salah satu seri kandang dalam kondisi yang hebat. Saya senang dengan kerja sama tim, kami bekerja sangat baik di Silverstone dan semoga bisa melanjutkannya. Saya sangat menantikan balapan di depan penggemar Spanyol dan kembali ke Aragon setelah melewatkannya tahun lalu," katanya.

Aragon menjadi kesempatan bagi Aprilia untuk terus menekan lawan-lawannya. Dengan Martin yang sedang dalam performa terbaik dan Bezzecchi yang berjuang melawan rasa sakit, dinamika tim akan menarik untuk disaksikan. Mampukah mereka mempertahankan keunggulan di klasemen?