Francesco Bagnaia tidak tinggal diam menghadapi badai kontroversi yang dipicu oleh video percakapan pribadinya dengan Fabio di Giannantonio yang tersebar di media sosial. Pembalap Ducati itu menegaskan bahwa ucapannya dalam video tersebut telah diambil di luar konteks dan sama sekali tidak mencerminkan hubungannya dengan tim.
Insiden ini bermula ketika DAZN, penyiar Spanyol, menyiarkan rekaman percakapan Bagnaia dan Di Giannantonio di area TV setelah balapan Misano yang mengecewakan bagi Bagnaia. Dalam video tersebut, Di Giannantonio tampak menyinggung setelan motor Bagnaia yang dia sebut 'sangat dasar', dan Bagnaia merespons dengan kalimat "mereka tidak mengizinkanku melakukannya". Potongan itu langsung memicu spekulasi di media sosial bahwa Ducati menghambat Bagnaia dalam melakukan penyetelan motor.
Namun, saat tiba di Red Bull Ring untuk Grand Prix Austria, Bagnaia memberikan klarifikasi tegas. Ia menegaskan bahwa komentarnya tidak boleh ditafsirkan sebagai kurangnya dukungan dari Ducati. "Sudah berkali-kali saya ditanya apakah tim mendukung saya, dan saya selalu mengatakan, 'ya, tim melakukan yang maksimal untuk membantu saya'," ujarnya. Bagnaia juga menyayangkan tindakan DAZN yang menyiarkan percakapan yang seharusnya bersifat pribadi.
Lebih lanjut, Bagnaia menjelaskan bahwa ia sebenarnya telah mencoba berbagai perubahan pada motornya untuk mengatasi masalah cengkeraman belakang. "Yang saya maksud adalah saya sudah sering mencoba memasang dan melepas komponen, yang mana Ducati tidak lagi mengizinkan saya melakukannya, tetapi hanya karena saya sudah melakukannya berkali-kali dan saya tidak ingin terus-menerus seperti itu," jelasnya. Ia mengakui bahwa kata-kata terakhirnya dalam video tersebut kurang tepat, namun ia menekankan bahwa setiap orang bisa mengalami frustrasi dan mengucapkan hal yang salah.
Bagnaia juga menyoroti pentingnya rasa hormat dalam hubungan antara jurnalis dan pembalap. "Hubungan antara jurnalis dan pembalap harus memiliki rasa hormat di dalamnya. Saya rasa saya selalu sangat baik kepada kalian semua. Saya tidak pernah kasar, saya tidak pernah mengatakan hal yang salah," tegasnya. Ia merasa apa yang dilakukan DAZN merupakan bentuk ketidak hormatan dan telah melanggar privasinya.
Baca Juga Marc Marquez Akui Belum Nyaman dengan Motor Ducati 2026Setelah kejadian tersebut, Bagnaia mengaku telah berdiskusi dengan manajemen Ducati mengenai isi video. Hubungannya dengan tim tetap tidak berubah, dan ia menegaskan bahwa Ducati tetap solid mendukungnya. "Saya sudah bicara dengan mereka, dan tidak ada masalah. Tim tahu apa yang sebenarnya terjadi," tambahnya.
Insiden ini menjadi pukulan tambahan bagi Bagnaia yang tengah berjuang mengembalikan performa terbaiknya di musim yang penuh tantangan. Meski demikian, ia bertekad untuk fokus pada balapan dan membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di papan atas. "Saya hanya ingin fokus pada balapan dan memberikan yang terbaik untuk tim," pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!