Keputusan krusial diambil oleh kubu Aprilia pada akhir pekan balap Grand Prix Malaysia setelah mereka secara resmi memutuskan untuk menarik Jorge Martin dari sesi latihan bebas yang berlangsung di Sirkuit Sepang. Langkah pengamanan ini terpaksa ditempuh oleh pabrikan asal Noale tersebut menyusul kondisi fisik sang pembalap yang belum sepenuhnya pulih dari cedera serius yang membekapnya usai insiden di Australia. Situasi ini langsung mengubah dinamika garasi Aprilia, mengingat pentingnya kehadiran sang juara dunia dalam perebutan titel musim ini yang semakin memanas di paruh akhir kalender balap.

Permasalahan fisik yang dialami oleh pembalap asal Spanyol ini berakar dari kecelakaan horor yang terjadi pada hari Sabtu sebelumnya di balapan sprint Grand Prix Australia, di mana ia mengalami patah pergelangan tangan kanan. Akibat cedera parah tersebut, Martin harus absen dari balapan utama di Phillip Island yang pada akhirnya juga dibatalkan akibat kondisi cuaca buruk yang tidak memungkinkan. Meski demikian, setelah menjalani pemeriksaan medis yang ketat setibanya di Malaysia pada hari Kamis, ia dinyatakan cukup fit untuk turun ke lintasan dan sempat merampungkan 12 putaran di sesi FP1 dengan catatan waktu yang terpaut 1,8 detik dari pemuncak sesi.

Kendati sempat mendapatkan lampu hijau dari tim medis untuk melanjutkan program latihan di sesi sore, petualangan Martin di atas motor RS-GP pada sesi Practice hanya bertahan selama beberapa menit saja. Manajer Tim Aprilia, Paolo Bonora, memberikan penjelasan mendalam kepada media bahwa anak asuhnya tersebut masih merasakan hambatan masif dalam mengendalikan tenaga motor di tikungan cepat Sepang. Bonora menegaskan bahwa memaksakan diri di tengah kondisi pengereman yang ekstrem justru akan membahayakan keselamatan pembalap dan memperparah cedera pergelangan tangannya.

- Advertisement -
Advertisement

Dalam keterangan resminya kepada umpan dunia MotoGP, Paolo Bonora menyatakan, Bersama dengan para dokter, kami memutuskan secara bersama-sama untuk tidak melanjutkan dan menunggu hingga malam ini untuk melihat kondisinya besok pagi, karena saat ini, jika ia ingin mencatatkan waktu lap dalam sesi time attack, sangat sulit baginya untuk mengendalikan tenaga pada motor. Oleh karena itu, jauh lebih baik untuk tidak mengambil risiko sama sekali. Dan kami mengambil keputusan ini bersama-sama dengan Dr. Charte untuk tidak meneruskan sesi.

Baca Juga Tardozzi: Keunggulan Poin Marquez Belum Aman di MotoGP

Sebelum keputusan penarikan tersebut diambil, Martin sempat mengalami momen menegangkan ketika melewati Tikungan 12 pada putaran keempatnya, yang langsung memaksanya membatalkan lap dan kembali ke dalam pit. Kendati insiden kecil tersebut sempat memicu spekulasi di kalangan paddock, pihak manajemen menegaskan bahwa momen tersebut sama sekali tidak menjadi dasar utama keputusan tim. Bonora menegaskan bahwa evaluasi yang dilakukan murni didasarkan pada parameter medis objektif dan kondisi fisik jangka panjang sang pembalap.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian mutlak mengenai apakah sang juara dunia 2024 tersebut akan mampu menuntaskan sisa rangkaian akhir pekan di Sepang atau harus memilih jalan pemulihan. Apabila ia memutuskan untuk tetap melanjutkan partisipasinya, ujian berat sudah menanti di sesi Q1 pada Sabtu pagi. Di sisi lain, peta persiangan klasemen juga semakin ketat di mana Martin tertinggal 10 poin dari rival terdekatnya, Marc Marquez, yang tampil dominan di sesi latihan Jumat.