Pesta besar tengah dirasakan oleh Aprilia setelah pabrikan asal Noale tersebut sukses mencatatkan sejarah gemilang di ajang balap reli internasional. Dominasi total berhasil dipamerkan oleh skuad Aprilia Tuareg Racing yang menyapu bersih seluruh kemenangan pada debut perdana mereka di kancah European Tout Terrain Rally Cup. Keberhasilan luar biasa ini dipastikan oleh pebalap andalan mereka, Thomas Marini, yang tampil impresif sepanjang musim untuk mengunci gelar juara kontinental, tidak hanya di kelas motor dua silinder tetapi juga di klasemen absolut secara keseluruhan.

Musim kompetisi yang dilalui oleh Marini sama sekali bukan jalan yang mudah, melainkan sebuah perjalanan penuh perjuangan yang dimulai sejak putaran pembuka di Santiago de Compostela, Spanyol. Di Negeri Matador tersebut, pebalap asal San Marino ini langsung menunjukkan taringnya dengan bersaing ketat di jajaran teratas, mengamankan posisi kedua secara keseluruhan di belakang rekan setimnya serta memborong dua kemenangan etape harian. Konsistensi tersebut terus berlanjut ketika seri berpindah ke Pefki Evia, Yunani, di mana ia kembali mendulang podium dan kemenangan kelas yang krusial bagi perburuan gelar juara umum.

Puncak dari performa luar biasa Marini tersaji pada seri penutup yang berlangsung sengit di Ramnicu Sarat, Rumania. Di tanah Rumania, ia sukses merebut kemenangan perdana dalam klasifikasi general setelah mendominasi empat kemenangan etape secara mutlak dan tidak pernah absen dari podium di setiap ujian yang dihadapinya. Kesuksesan mutlak pabrikan Italia ini semakin sempurna berkat penampilan impresif dari Jacopo Cerutti yang mengamankan posisi runner-up, memastikan pencapaian podium ganda bagi Aprilia di kasta tertinggi reli Eropa.

- Advertisement -
Advertisement

Di sisi lain, perjalanan Cerutti musim ini diwarnai oleh drama ketat di trek sebelum akhirnya insiden merintanginya di pengujung kompetisi. Sebagai protagonis utama paruh pertama musim lewat kemenangannya di Spanyol dan Yunani, Cerutti harus menerima kenyataan pahit mengalami kecelakaan hebat di seri Rumania saat sedang bertarung sengit melawan Marini demi perebutan takhta juara. Kendati demikian, fokus sang pebalap Italia kini langsung dialihkan pada proses pemulihan fisik agar bisa kembali tampil kompetitif di ajang prestisius Africa Eco Race dengan menunggangi kuda besi andalannya.

Baca Juga Foxtel Disanksi Terkait Pelanggaran Iklan Rokok Klasik

Deretan prestasi mentereng di ajang Tout Terrain Rally Cup ini sekaligus melengkapi rekam jejak gemilang motor Aprilia Tuareg Rally yang dikembangkan secara kolaboratif bersama GCorse milik keluarga Guareschi. Selama empat tahun terakhir, mesin tangguh ini telah menjelma sebagai tolok ukur baru di kancah off-road global berkat torehan dua gelar juara beruntun di Africa Eco Race serta hat-trick gelar juara Italian Motorally. Ketangguhan teknis dan reliabilitas tinggi terbukti mampu berbicara banyak di berbagai macam karakter medan yang ekstrem.

Menatap masa depan, kesibukan tim pabrikan asal Noale ini sama sekali belum usai karena agenda padat sudah menanti di depan mata. Para punggawa Aprilia dijadwalkan bakal turun memanaskan mesin pada ajang Addax Rally yang bakal dilangsungkan di Maroko, sebagai bagian dari program persiapan matang menuju target jangka panjang di pentas reli internasional berikutnya.