Pandeglang, Nusantara Media – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, jajaran Muspika Kecamatan Menes bersama Koramil 0106/Menes, Polsek Menes, Puskesmas Menes dan Persit KCK Ranting 07 Menes Cabang XXXIII Dim 0601 Koorcab Rem 064 PD III/Siliwangi melaksanakan kegiatan himbauan sekaligus pembagian masker secara gratis kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, bertempat di depan Kantor Koramil 0106/Menes, Jalan Raya Alun-Alun Menes, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 pcs masker dibagikan kepada masyarakat sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas lintas sektor sekaligus kepedulian aparat kewilayahan terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan masker, khususnya ketika beraktivitas di luar rumah, sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko paparan abu atau debu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan.
Danramil 0106/Menes Kapten Inf Ibna Suhar bersama anggota Koramil dan ibu-ibu Persit KCK Ranting 07 Menes turut terjun langsung dalam kegiatan tersebut. Bersama unsur Muspika lainnya, personel memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap perkembangan situasi, namun tidak panik serta selalu mengikuti informasi resmi dari instansi yang berwenang.
Dalam penyampaian imbauannya, masyarakat juga diajak untuk meningkatkan kesiapsiagaan apabila terjadi perubahan kondisi akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Warga diingatkan untuk menggunakan masker ketika berada di luar rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan kondisi kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.
Selain jajaran Koramil, kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Menes Kompol Lenggana Wahyu Bintarno beserta anggota, Camat Menes Usep Sudarmana beserta staf, serta Kepala Puskesmas Menes bersama staf. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama dalam memberikan perlindungan dan edukasi kepada masyarakat menghadapi potensi dampak bencana.
Pembagian masker dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Masker yang diberikan diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh warga sebagai perlindungan diri ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya apabila kondisi udara di wilayah tersebut terdampak abu vulkanik.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung, masyarakat dapat menyampaikan kondisi yang mereka rasakan sekaligus memperoleh informasi mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana. Masing-masing unsur memiliki peran dalam memberikan edukasi, pelayanan, pemantauan kondisi wilayah serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang tepat dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Koramil 0106/Menes sebagai satuan kewilayahan juga terus mendorong peran Babinsa untuk senantiasa memonitor perkembangan situasi di wilayah binaannya. Pemantauan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu mendeteksi secara dini apabila terdapat kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Kapten Inf Ibna Suhar menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk membantu memberikan rasa aman dan nyaman, termasuk dalam menghadapi potensi bencana alam. Menurutnya, langkah pencegahan dan mitigasi perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.
Baca Juga Sinergi TNI dan Ulama, Dandim 0601/Pandeglang Silaturahmi ke Kediaman KH. Abuya Muhtadi Cidahu“Yang paling penting adalah masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan dari instansi yang berwenang. Penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk melindungi diri dari paparan debu atau abu vulkanik,” ujarnya.
Sementara itu, unsur Muspika Kecamatan Menes juga mengajak masyarakat untuk tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas dengan memperhatikan faktor keselamatan. Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kondisi yang dianggap membahayakan atau membutuhkan penanganan.
Dukungan dari Persit KCK Ranting 07 Menes dalam kegiatan tersebut turut memberikan warna tersendiri. Kehadiran ibu-ibu Persit bersama anggota Koramil dalam pembagian masker menunjukkan kepedulian keluarga besar TNI terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.
Melalui pembagian 1.000 pcs masker tersebut, diharapkan masyarakat Kecamatan Menes semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan di tengah potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Edukasi dan mitigasi sejak dini juga diharapkan mampu meminimalisir risiko serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa TNI, Polri, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan dan masyarakat dapat bersinergi dalam menghadapi potensi bencana. Dengan koordinasi yang baik, penyampaian informasi yang benar serta kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat, berbagai potensi risiko dapat diantisipasi dengan lebih baik.
Jajaran Koramil 0106/Menes bersama Muspika Kecamatan Menes berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan memberikan imbauan kepada masyarakat sesuai perkembangan situasi. Masyarakat pun diharapkan tetap menjaga ketenangan, meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker saat diperlukan, serta selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!