Monza, Italia - Kejutan besar terjadi di kualifikasi Grand Prix Italia. Pierre Gasly berhasil merebut posisi terdepan untuk pertama kalinya dalam karier F1-nya, mengalahkan pebalap yang sedang bersaing memperebutkan gelar, George Russell, di momen dramatis akhir sesi.

Hasil ini menjadi penebus yang manis bagi tim Alpine, yang baru saja kehilangan podium Gasly di Monaco setelah banding Red Bull dan McLaren dikabulkan oleh Pengadilan Internasional. Penalti 10 detik yang dipulihkan membuat hasil manis di Monaco sirna. "Ini waktu yang lama dalam politik dan F1. Jika Anda bertanya dua atau tiga hari lalu, kami semua terpuruk. Kini kami di puncak dunia hanya dalam dua hari. Ini luar biasa," ujar Managing Director Alpine, Steve Nielsen, kepada Sky Sports.

Nielsen pun memasang target tinggi untuk balapan hari Minggu. Mengingat satu-satunya kemenangan Gasly di F1 terjadi di sirkuit yang sama pada 2020, ia optimistis. "Kami tidak menyangka bisa di pole, tapi kami mengalaminya. Besok, start yang baik, strategi yang baik, pit stop yang baik, siapa tahu? Mari kita coba dan menangkan," tegasnya.

- Advertisement -
Advertisement

Kunci performa impresif Alpine di Monza adalah paket upgrade besar yang diperkenalkan di Zandvoort. Saat itu, hanya Gasly yang menggunakan paket baru, dan perbedaannya langsung terlihat. Untuk Monza, rekan setimnya, Franco Colapinto, juga telah menggunakan upgrade tersebut dan berhasil meraih posisi kedelapan.

Baca Juga Vasseur Ungkap Tantangan Ferrari Agar Berani Ambil Risiko

"Kami memasang upgrade besar di mobil Pierre di Zandvoort. Itu juga ada di mobil Franco di sini. Saya rasa kami belum mendapatkan hasil maksimal dari paket tersebut di Zandvoort, karena sirkuitnya agak unik. Tapi di sini, mobil merespons dengan sangat baik. Kami mendapatkan jarak dan slipstream yang tepat, para pebalap tidak membuat kesalahan, dan waktu putaran jelas ada di mobil karena kedua mobil cukup cepat," jelas Nielsen.

Dengan pole position ini, Alpine mengirim sinyal kuat bahwa mereka adalah kekuatan yang harus diperhitungkan di paruh musim ini. Akankah Gasly mampu mengonversi pole menjadi kemenangan dan mengulang sukses 2020? Kita tunggu aksinya di balapan utama.