Keputusan besar mengguncang dunia reli internasional ketika pabrikan asal Amerika Serikat, Ford, secara resmi mengumumkan kembalinya mereka sebagai tim pabrikan penuh di ajang Kejuaraan Reli Dunia atau World Rally Championship (WRC) pada musim 2029 mendatang. Pengumuman yang disampaikan pada seri penutup musim di Rally Sardinia ini menandai babak baru yang sangat dinantikan oleh para penggemar motorsport global, sekaligus menjadi suntikan moral yang masif bagi kredibilitas kejuaraan yang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai tantangan berat di kancah internasional.
Sebelum kematangan proyek pabrikan penuh terealisasi di tahun 2029, raksasa otomotif global ini dipastikan akan meningkatkan dukungan secara bertahap kepada mitra jangka panjang mereka, tim privat asal Inggris, M-Sport, mulai tahun depan. Langkah awal ini memperlihatkan komitmen nyata pabrikan berjuluk Blue Oval tersebut dalam memperkuat daya saing di lintasan. Untuk menghadapi dua musim WRC berikutnya, skuad M-Sport Ford akan tetap mengandalkan kendaraan andalan mereka yakni Fiesta Rally2 yang telah dilengkapi dengan paket pembaruan WRC Kit khusus.
Keputusan untuk melanjutkan kemitraan strategis dengan M-Sport dinilai sebagai langkah paling logis dan natural. Selama lebih dari satu dekade terakhir, tim asal Inggris tersebut terbukti mampu menjaga eksistensi merek Ford di kancah reli dunia meski tanpa sokongan finansial dan teknis skala pabrikan yang masif. Loyalitas dan ketangguhan inilah yang mendapat apresiasi tinggi dari para petinggi perusahaan, termasuk dari petinggi Jim Baumbick selaku Kepala Ford Eropa.
Dalam wawancara eksklusif yang dirilis oleh RallyJournal.com, Jim Baumbick memberikan pujian terbuka atas dedikasi luar biasa yang telah ditunjukkan oleh mitra setia mereka selama puluhan tahun. "Saya pikir M-Sport adalah organisasi yang fantastis dan kami bekerja sama dengan mereka tidak hanya di Dakar tetapi juga di sini di WRC. Mereka telah menjadi pengurus yang hebat bukan hanya bagi olahraga ini tetapi juga pengurus bagi kompetisi Ford selama 30 tahun terakhir," ungkap Jim Baumbick kepada RallyJournal.com.
Baca Juga Drama Etape Akhir Pupuskan Impian Gelar Juara Bersejarah Lia BlockLebih lanjut, Jim Baumbick menyoroti karakter pantang menyerah yang telah ditunjukkan oleh skuad Inggris tersebut dalam mengarungi ketatnya persaingan reli global. "Tetapi 14 tahun terakhir mereka sangat gigih, sangat bersemangat untuk mendorong keterlibatan berkelanjutan dalam seri balap ini. Kami pikir ini adalah cara yang sempurna untuk mengambil kegigihan itu, semangat itu, menambahkannya dengan seluruh kapasitas balap kami dan semua seri berbeda yang kami ikuti, dan benar-benar supercharge upaya mereka untuk pergi dan memenangkan kejuaraan," tambahnya menegaskan.
Kembalinya Ford ke panggung utama WRC juga didasari oleh strategi korporasi yang melihat ajang balap bukan sekadar sarana pemasaran konvensional. Ajang motorsport dimanfaatkan sebagai laboratorium berjalan untuk menguji ketahanan, performa, serta mengembangkan kapabilitas kendaraan produksi massal baik untuk penggunaan di jalan raya maupun di medan off-road yang ekstrem. Pengalaman dari lintasan reli diyakini akan memperkuat lini produk komersial mereka di masa depan secara signifikan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!