Peta persaingan ajang balap jet darat Formula 1 kembali kedatangan talenta muda berbakat asal Brasil, Rafael Camara, yang resmi diumumkan akan naik tingkat ke kelas premier mulai musim 2027 mendatang. Pembalap muda berusia 21 tahun ini dipastikan bakal mengenakan seragam tim Haas dengan ikatan kontrak berdurasi multi-tahun setelah tampil memukau di berbagai ajang penjenjangan junior sebelumnya.

Kepastian langkah besar ini diumumkan menyusul performa gemilang Camara di kancah balap internasional. Setelah sukses mengamankan gelar juara dunia Formula 3 dengan catatan impresif, pembalap didikan akademi Ferrari ini melanjutkan dominasinya di ajang Formula 2 bersama tim Invicta Racing dan kini kokoh memimpin klasemen sementara kejuaraan.

Kedatangan Camara ke markas tim yang berbasis di Banbury ini sekaligus menandai perubahan komposisi pembalap, di mana ia akan mengisi kursi yang sebelumnya ditempati oleh pembalap berpengalaman asal Prancis. Kehadirannya di grid utama F1 juga diprediksi akan memperkuat warna persaingan Amerika Latin, mengikuti jejak para kompatriotnya yang lebih dulu meramaikan ajang bergengsi ini.

- Advertisement -
Advertisement

Dalam sesi wawancara khusus bersama awak media termasuk Motorsport Week, sang pembalap muda mengungkapkan cerita menarik di balik pemilihan nomor mobil yang akan ia gunakan sepanjang kariernya di Formula 1. Sebenarnya, nomor punggung utama yang sangat ia inginkan adalah angka 5 yang memiliki nilai historis tersendiri baginya.

Namun, nomor ikonik tersebut telah lebih dulu diklaim dan digunakan oleh sesama alumni pembalap Invicta Racing sekaligus kompatriotnya asal Brasil yang kini membela skuad Audi. Hal tersebut memaksa sang juara muda untuk segera memutar otak dan menyiapkan opsi kedua yang tidak kalah bermakna secara personal.

Baca Juga Sir Jackie Stewart: Safety F1 Modern Ubah Cara Pembalap Balapan

"Ya, jadi saya pikir kami akan menggunakan nomor 50," ungkap Camara kepada para jurnalis saat mengumumkan kontrak jangka panjangnya. "Tentu saja, pilihan pertama saya sebenarnya adalah angka 5, tetapi Gabi sudah menggunakan nomor itu. Jadi ya, pilihannya jatuh pada 50 karena pada dasarnya tanggal lahir saya adalah 5-5-05."

Angka 50 dipilih bukan tanpa alasan yang matang, melainkan hasil dari diskusi mendalam bersama sang ayah yang merumuskan kombinasi unik dari tanggal kelahirannya. Pemilihan ini sekaligus menutup teka-teki mengenai identitas visual yang akan ia bawa di atas lintasan balap F1 musim 2027 mendatang, di mana ia kemungkinan besar akan bertandem dengan Oliver Bearman.