Ajang reli dunia kini semakin sering menyajikan penentuan gelar juara yang harus ditentukan hingga etape pemungkas yang menegangkan. Setelah drama serupa yang mewarnai Kejuaraan Reli Dunia atau World Rally Championship serta American Rally Association, giliran British Rally Championship yang menampilkan pertarungan mahadahsyat pada musim 2026 ini. Ketegangan memuncak ketika tiga pebalap sekaligus masih berpeluang merengkuh mahkota juara pada seri penutup musim di Cambrian Rally yang dilangsungkan hari Sabtu, di mana pemenang di laga ini dipastikan akan menyapu bersih segalanya.
Pertarungan sengit tersebut melibatkan satu mantan juara serta dua penantang gelar yang sama-sama menunjukkan performa impresif sepanjang musim 2026, yakni persaingan ketat antara Max McRae, Pryce, dan Evans. Dilansir dari DirtFish, Max McRae yang mendapat dukungan penuh langsung menggebrak sejak awal lomba dengan merebut keunggulan tipis 1,8 detik atas Pryce. Namun, momentum positif tersebut tidak bertahan lama setelah pebalap muda Skotlandia ini mengalami insiden kecil berupa putar balik arah alias spin serta salah dalam pemilihan ban ketika kondisi cuaca memburuk drastis seiring berjalannya sesi pagi.
Menghadapi situasi sulit saat meninggalkan area servis dengan ketertinggalan 14,9 detik dan hanya menyisakan empat etape tersisa, Max McRae tampil habis-habisan di atas kokpit mobil Skoda miliknya untuk memangkas jarak dari keunggulan Pryce. Penampilan luar biasa diperlihatkannya pada etape kedua dari belakang, di mana ia sukses memberikan pukulan telak dengan mengungguli sang pemimpin lomba sebesar 5,7 detik di lintasan sepanjang 6,8 mil demi meningkatkan tekanan jelang pengujian terakhir yang sangat krusial.
Meskipun sempat tertinggal 5,9 detik dan berada dalam tren kebangkitan yang luar biasa, pertanyaannya adalah apakah waktu yang tersisa cukup bagi Max McRae untuk membalikkan keadaan atau justru ia akan kehabisan jarak lintasan. Berduet dengan co-driver Cameron Fair, mereka menjadi kru pertama yang menyentuh garis akhir sebagai mobil pembuka jalan, sebelum akhirnya harus menunggu dengan penuh debar di area kontrol pemberhentian untuk melihat catatan waktu para rival.
Baca Juga Ford Mulai Kembangkan Mobil Penantang WRC 2029Ketika Pryce akhirnya tiba di titik kontrol, hasil akhir menunjukkan bahwa catatan waktu Max McRae memang lebih cepat, tetapi margin tersebut belum cukup untuk mengamankan gelar. Ia harus mengubur impiannya untuk mencatatkan sejarah sebagai generasi keempat dari keluarga reli terkenal yang menjuarai ajang British Rally Championship, setelah tertinggal tipis dengan selisih waktu keseluruhan hanya 1,2 detik saja dari sang juara.
Dengan hasil dramatis tersebut, Pryce sukses mengukir namanya di atas trofi juara untuk kedua kalinya sepanjang karier setelah sukses serupa pada musim 2022, sementara co-driver James Morgan merayakan gelar juara perdananya di ajang ini. Keberhasilan ini sekaligus memperpanjang dominasi kendaraan GR Yaris Rally2 garapan Melvyn Evans Motorsport yang sukses mengamankan titel juara selama tiga tahun berturut-turut, meneruskan jejak Chris Ingram pada 2024 dan William Creighton pada 2025.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!