PANDEGLANG, Nusantara Media – Sektor infrastruktur di Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali menunjukkan geliat positif. Pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah Panimbang menuju kawasan wisata Tanjung Lesung kini resmi memasuki tahap pengerjaan fisik.
Proyek strategis ini diharapkan menjadi katalis utama dalam mempercepat aksesibilitas menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, yang merupakan destinasi wisata prioritas nasional.
Pantauan di lapangan, tepatnya di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, pada Rabu (1/7/2026), menunjukkan kesiapan kontraktor dalam memulai pekerjaan. Material pendukung konstruksi, termasuk gorong-gorong beton, telah disiapkan di lokasi proyek.
Mobilisasi alat berat dan tenaga kerja pun mulai terlihat untuk mempercepat pengerjaan jembatan tersebut.
Meski pengerjaan fisik telah dimulai, pihak kontraktor kini dihadapkan pada tantangan teknis berupa keberadaan jaringan utilitas publik yang melintang di area konstruksi.
Salah satu kendala utama yang mendapat perhatian khusus adalah pipa distribusi air milik PDAM yang saat ini masih menjalar tepat di sisi jembatan lama.
Posisi pipa tersebut bersinggungan langsung dengan area yang akan dibangun, sehingga memerlukan penanganan khusus agar tidak menghambat progres proyek.
Mandor proyek, Asep, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah mitigasi sejak dini. Ia menyadari bahwa kelancaran pengerjaan fisik sangat bergantung pada seberapa cepat jaringan utilitas dapat direlokasi atau disesuaikan posisinya.
"Kami sudah berkoordinasi secara intensif dengan pihak terkait, yakni PLN dan PDAM. Mereka sudah memberikan respons positif dan dijadwalkan akan segera meninjau langsung ke lokasi pembangunan dalam waktu dekat," ungkap Asep di sela-sela aktivitasnya, Rabu (1/7/2026).
Asep menambahkan bahwa sinergi antara pihak kontraktor, pemerintah daerah, dan penyedia utilitas menjadi kunci agar proses pengerjaan jembatan tidak memutus atau mengganggu layanan publik bagi masyarakat sekitar.
Pembangunan jembatan Panimbang-Tanjung Lesung bukan sekadar proyek fisik biasa. Infrastruktur ini dinilai sangat krusial dalam mendukung ekosistem KEK Tanjung Lesung.
Dengan adanya jembatan yang lebih representatif, akses wisatawan dan arus logistik menuju kawasan ekonomi tersebut diharapkan menjadi lebih lancar dan efisien.
Masyarakat setempat menyambut baik dimulainya proyek ini. Warga berharap pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang direncanakan.
Konektivitas yang memadai diyakini akan memberikan efek domino (multiplier effect) berupa peningkatan kunjungan wisatawan, yang pada akhirnya akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal di Kabupaten Pandeglang.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memantau jalannya proyek ini agar setiap kendala di lapangan, khususnya terkait utilitas, dapat diselesaikan dengan cepat tanpa menimbulkan dampak negatif bagi pelayanan publik maupun target waktu penyelesaian proyek.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!