Pabrikan asal Prancis, Peugeot, secara resmi mengumumkan perombakan besar pada susunan pembalap mereka menjelangKejuaraan Ketahanan Dunia FIA (WEC) musim 2027. Keputusan paling disorot adalah promosi Alex Quinn, yang sebelumnya mengemban tugas sebagai pembalap penguji dan pengembangan, untuk naik ke kursi balap utama di kelas Hypercar.

Langkah ini diambil menyusul performa impresif pembalap asal Inggris tersebut sepanjang tahun ini. Perjalanan Quinn bersama tim dimulai saat ia mencatatkan putaran pertamanya di atas mobil 9X8 pada sesi tes debutan Bahrain November tahun lalu, sebelum akhirnya diangkat secara resmi sebagai pembalap ketujuh tim.

Kepastian promosi ini diumumkan pada hari Kamis, hanya berselang beberapa hari setelah Quinn sukses menyegel gelar juara kelas LMP2 di ajang Kejuaraan Mobil Sport IMSA bersama tim CrowdStrike by APR. Pencapaian ini semakin memuluskan jalannya untuk mengikuti jejak pendahulunya, Malthe Jakobsen, menembus jajaran elit balap ketahanan dunia.

- Advertisement -
Advertisement

"Menjadi pembalap resmi untuk Tim Peugeot TotalEnergies di Kejuaraan Ketahanan Dunia FIA adalah mimpi yang menjadi kenyataan," ujar Quinn yang akan menginjak usia 26 tahun pada bulan Desember mendatang. Ia menambahkan bahwa dirinya merasa sangat antusias menyambut peran penuh waktu ini setelah memetik berbagai kesuksesan di kejuaraan lain.

"Sangat fantastis bisa bekerja sama dengan tim sepanjang tahun ini, baik di pabrik maupun selama program pengujian. Melangkah ke kursi balap penuh waktu adalah sesuatu yang sangat saya nantikan dan saya merasa siap setelah kesuksesan baru-baru ini," imbuhnya.

Baca Juga Norris Uji Hypercar McLaren, Spekulasi Le Mans Mencuat

Sebelum beralih ke balap ketahanan, Quinn memulai kariernya di ajang balap kursi tunggal, mencatatkan kemenangan di ajang British F3 dan Renault Eurocup sebelum tampil di Formula Regional Europe pada tahun 2021. Ia kemudian sukses melakukan transisi ke ajang balap mobil sport pada tahun 2023, mengukir prestasi gemilang di IMSA dan European Le Mans Series (ELMS), serta meraih kemenangan di kategori LMP2 Pro/Am Le Mans 24 Jam.

Kepala Tim Peugeot, Emmanuel Esnault, memberikan pujian tinggi atas rekam jejak impresif pembalap mudanya tersebut. Menurut Esnault, keputusan ini merupakan kali kedua Peugeot mempromosikan talenta muda dari lanskap LMP2 langsung ke peran pembalap utama di kelas LMH.

"Kami sangat senang bisa mempromosikan Alex dari peran penguji dan pengembang menjadi pembalap penuh waktu pada tahun 2027. Alex telah menunjukkan kemampuan luar biasa di balik kemudi saat melakukan pengujian dengan kami serta pencapaian olahraganya di LMP2 musim ini," tutur Esnault menutup penjelasan mengenai perombakan skuad jelang musim depan.