Pedro Acosta mengakui bahwa perubahan teknis dari edisi MotoGP Aragon 2025 ke balapan tahun ini membuatnya kehilangan stabilitas. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu tampil solid di MotorLand musim lalu, finis kelima di Sprint dan keempat pada balapan utama. Namun, pada Jumat (2026), ia jatuh di FP1 di Tikungan 12 setelah melebar di Tikungan 5, dan hanya mencatat waktu tercepat kedelapan di Practice, tertinggal lebih dari setengah detik dari rekor lap baru yang dibuat Marco Bezzecchi.
Perubahan alokasi ban depan dari Michelin dibandingkan edisi 2025 membuat Acosta kesulitan menemukan dukungan front-end yang ia butuhkan. "Ya, bisa jadi hari yang lebih baik, tapi memang benar bisa lebih buruk," kata Acosta setelah Practice di Aragon. "Untuk itu, saya senang di satu sisi karena kami meningkatkan motor dari FP1 ke PR, dan saya harap besok kami bisa melangkah lagi. Tapi jujur, ini lebih sulit dari yang saya perkirakan."
Acosta menjelaskan bahwa tahun lalu ia balapan dengan ban depan kompon keras, tetapi ban itu tidak tersedia tahun ini. "Ban itu memberi saya lebih banyak dukungan dan justru itulah yang saya rindukan hari ini. Jadi, sekarang saatnya sedikit santai, mencoba memahami apa yang terjadi dari data, juga dibandingkan dengan KTM lainnya, dan melihat apa yang bisa kami lakukan," tambahnya.
Kurangnya ban depan kompon keras yang tersedia tahun lalu di Aragon berkontribusi pada rasa understeer dari RC16. "Saya kesulitan dengan stabilitas di bagian depan dan saya selalu understeer," ujarnya. "Itulah alasan tahun lalu saya balapan dengan ban depan keras. Saya harap besok kami bisa meningkat."
Baca Juga KTM Ungkap Kejutan Lap Time Mesin 850cc di Tes Jerez 2025Sejak Aragon diaspal ulang sebelum balapan 2024, grip lintasan selalu menjadi topik diskusi. Acosta mengatakan pada Jumat permukaan cukup kotor, dan mengejutkan bahwa rekor lap bisa dipecahkan oleh Bezzecchi. "Saya cukup terkejut bahwa grip-nya cukup rendah, jujur saja," kata pembalap asal Spanyol itu. "Cukup rendah, tapi kami memecahkan rekor lap. Sulit dipahami. Memang benar sedikit kotor; ketika Anda berada di belakang seseorang di lintasan lurus, seperti banyak pasir yang naik. Saya harap dalam beberapa hari ke depan kami bisa membersihkan sedikit lintasan dan meningkatkannya karena jika Anda sedikit melebar, Anda berada di batas."
Dengan performa yang belum sesuai harapan, Acosta dan timnya harus bekerja keras untuk menemukan solusi sebelum kualifikasi dan balapan. Tekanan semakin besar mengingat persaingan di MotoGP musim ini sangat ketat, dan setiap sepersepuluh detik sangat berharga.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!