Persaingan gelar juara V8 SuperUtes di Gold Coast diwarnai oleh drama insiden kecelakaan hebat yang melibatkan para penantang gelar juara utama. Akhir pekan balap yang penuh tantangan ini menyajikan kondisi lintasan yang berubah-ubah, mulai dari trek basah hingga mengering, yang langsung menguji kemampuan teknis para pebalap di atas lintasan sempit jalan raya.

Pada balapan pembuka yang digelar dalam kondisi lintasan yang mulai mengering, Brewczynski berhasil merebut kemenangan penting. Ia sukses memanfaatkan situasi sulit yang dialami oleh pemimpin klasemen kejuaraan, Adam Marjoram. Marjoram yang memulai lomba dari posisi pole sebenarnya sempat memimpin dengan nyaman di awal lomba, sebelum akhirnya posisinya mulai terkejar dan harus merelakan kepemimpinan lomba setelah empat putaraan berjalan.

Sementara itu, Aaron Borg berhasil mengamankan tempat ketiga setelah melewati Sieders yang sempat kesulitan mengendalikan kendaraannya hingga nyaris terpental ke dinding pembatas di Tikungan 3 saat balapan menyisakan dua putaran lagi. Sieders akhirnya mampu bertahan di posisi keempat, menahan gempuran ketat dari Jack Westbury yang melengkapi posisi lima besar dalam balapan pertama tersebut.

- Advertisement -
Advertisement

Memasuki Race 2 dengan format grid terbalik, Jack Westbury sukses meraih kemenangan perdana di ajang SuperUtes setelah memanfaatkan posisi start terdepan dari enam besar yang dibalik. Namun, balapan kedua ini juga menghadirkan insiden krusial yang mengubah peta persaingan klasemen ketika penantang gelar Sieders dan Brewczynski terlibat kecelakaan hebat di Beach Chicane yang turut melibatkan Adrian Cottrell.

Baca Juga Lee Holdsworth Janji Kembali ke Bathurst 1000 Usai Kegagalan Dramatis

Insiden bermula ketika Sieders membentur tumpukan ban yang membuat mobil nomor satu miliknya menghantam dinding pembatas dan terpental kembali ke tengah jalan. Brewczynski yang berada di belakangnya tidak memiliki ruang untuk menghindar dan langsung menghantam sisi kiri kendaraan Sieders dengan keras. Tabrakan tersebut turut menyeret mobil Cottrell yang berusaha melakukan manuver penyelamatan.

Akibat kerusakan parah dari insiden tersebut, mobil milik Brewczynski dan Sieders terpaksa harus ditarik dari sisa kompetisi akhir pekan, sementara tim mekanik Cottrell bekerja keras memperbaiki mobil nomor 41 agar bisa kembali turun ke lintasan pada Race 3. Rangkaian seri V8 SuperUte Series ditutup dengan balapan pamungkas di bawah bayang-bayang mobil keselamatan.