Makassar, Nusantara Media - Sebuah insiden pencurian disertai kekerasan menggegerkan warga Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Seorang perempuan paruh baya diduga melempar bom molotov ke dalam Toko Emas Logam Mulia, memicu kebakaran dan kepanikan di tengah keramaian pembeli. Pelaku kemudian melarikan diri sambil membawa kabur emas dalam jumlah besar, namun berhasil diamankan oleh warga sekitar.

Kejadian ini terjadi pada Kamis siang, 12 Februari 2026, di salah satu toko emas yang ramai dikunjungi. Menurut keterangan saksi, pelaku sempat berpura-pura sebagai pembeli dengan memilih dan menawar emas sebelum tiba-tiba melempar bom molotov yang menyebabkan api menyala di etalase toko. Kebakaran tersebut sempat menimbulkan kepanikan, tetapi warga dan pedagang sekitar dengan sigap berusaha memadamkan api hingga berhasil dikendalikan.

Pelaku, yang identitasnya belum dirilis oleh pihak berwenang, berhasil ditangkap oleh warga tak lama setelah kejadian. Saat diamankan, ditemukan emas yang dibungkus plastik dan dimasukkan ke dalam paperbag. Jumlah emas yang dicuri disebut cukup banyak, meskipun berat pastinya masih dalam proses pendataan oleh kepolisian. Dalam upaya pemadaman api, seorang warga mengalami luka bakar dan telah mendapatkan perawatan medis.

Pihak Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar langsung mengambil alih penanganan kasus ini. Pelaku dibawa ke Mapolrestabes untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, motif di balik aksi nekat tersebut masih didalami, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan jaringan kriminal atau faktor pribadi. Kronologi lengkap peristiwa juga sedang diselidiki untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat.