Akhir pekan balapan di sirkuit Interlagos menyisakan cerita tersendiri bagi Andrea Kimi Antonelli setelah ia harus menerima hukuman penalti waktu selama lima detik akibat insiden di jalur pit. Sang juara dunia yang sempat memimpin jalannya balapan pada fase-fase awal tersebut harus puas menyelesaikan lomba di posisi kelima, usai melalui pertarungan yang sangat menantang di atas lintasan yang basah dan licin.

Insiden bermula ketika pebalap muda asal Italia itu melakukan pit stop kedua untuk mengganti ban ke kompon Intermedie. Dalam proses pelepasan dari area kotak tim yang dikenal sebagai unsafe release, mobilnya nyaris bersenggolan dengan Franco Colapinto yang sedang melaju di jalur cepat pit lane. Situasi tersebut langsung menarik perhatian para pengawas balapan FIA untuk melakukan investigasi mendalam demi keselamatan bersama di area pit.

Berdasarkan keterangan resmi dari para pengawas balapan, keputusan sanksi diambil setelah mereka mendengarkan keterangan dari Antonelli selaku pengemudi mobil nomor 12, perwakilan tim, serta meninjau berbagai bukti rekaman video termasuk dari kamera onboard. Terbukti bahwa mobil bernomor 12 tersebut dilepaskan secara tidak aman saat mobil nomor 43 mendekati area jalur cepat, sehingga menimbulkan potensi bahaya yang cukup serius di dalam jalur pit.

- Advertisement -
Advertisement

Meskipun demikian, hukumat berat berhasil dihindari karena tambahan waktu lima detik tersebut sama sekali tidak mengubah posisi akhir sang pebalap di papan klasemen. Pihak pengawas menjelaskan bahwa meskipun mobil nomor 12 memiliki hak untuk bergerak sejajar di jalur pit, hilangnya kendali sementara di permukaan yang licin memaksa pebalap melakukan tindakan menghindar guna mencegah tabrakan hebat.

Baca Juga Taito Kato Tercepat di Tes F3 Barcelona, ART Grand Prix Bersinar

Pihak tim sendiri secara terbuka mengakui bahwa proses pelepasan dari garasi tersebut seharusnya dapat diatur dengan jauh lebih baik dan aman untuk menghindari risiko hukuman. Kendati balapan kali ini dihiasi insiden penalti dan kegagalan meraih podium bagi tim Mercedes, hasil tersebut tetap memastikan kejayaan mereka dalam mengunci gelar juara dunia konstruktor musim ini.