Cilegon, Nusantara Media – Kepolisian Sektor (Polsek) Cinangka, di bawah naungan Polres Cilegon, menerima kunjungan kerja strategis dari Tim Survei Direktorat Meteorologi Maritim, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa (15/9/2026) sore. Pertemuan yang berlangsung di Mako Polsek Cinangka sejak pukul 15.00 WIB ini membahas koordinasi dan langkah krusial terkait pemasangan Alat Survei Meteo Oseanografi di wilayah perairan pesisir Selat Sunda.

​Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kapolsek Cinangka, AKP Romizal, S.H., M.H., yang didampingi oleh jajaran intinya, termasuk Kanit Reskrim Ipda Suyanto BM. dan Bhabinkamtibmas Desa Rancasanggal Aipda Eri Fernandy, S.E. Sementara itu, rombongan BMKG dipimpin langsung oleh Dr. Furqon Al Fahmi selaku ketua tim survei.

​Dalam lawatannya, Dr. Furqon turut membawa sejumlah tenaga ahli. Mereka adalah Koordinator Tim Oseanografi Riris Andriyanto, M.Si., Koordinator Tim Meteorologi Slamet Wiyono, M.Si., Tim Data HF Radar dan Verifikasi Titi Sari, M.Si., Koordinator Logistik dan Keselamatan Lapangan Fadhly Ilhami, S.Kel., serta Koordinator Eksternal dan Dukungan Operasional Ryan Pambudi, S.Tr.

- Advertisement -
Advertisement

​Maksud utama dari kedatangan tim ahli iklim dan cuaca ini adalah untuk berkoordinasi dan menyampaikan informasi terkait progres pemasangan instrumen penelitian. Alat Survei Meteo Oseanografi tersebut telah dipasang tepat di tengah laut perairan Selat Sunda, dengan radius sekitar 5 kilometer dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka.

​Pemasangan perangkat canggih ini bukan tanpa alasan. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat sistem observasi dan prakiraan meteo oseanografi milik BMKG di kawasan Selat Sunda yang dikenal memiliki dinamika laut yang tinggi. Lebih jauh, alat ini diharapkan mampu mendukung upaya pemantauan dan memprediksi secara akurat dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap kondisi laut maupun atmosfer.

Baca Juga Sentuhan Kemanusiaan di Balik TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang: Saat Babinsa Tenangkan Warga Terkilir dengan Empati

​Dalam pemaparannya, Dr. Furqon Al Fahmi menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga misi utama di balik pemasangan instrumen penting ini:

  1.  Meningkatkan akurasi prakiraan meteorologi dan oseanografi di Selat Sunda melalui metode pengamatan in situ. Pengamatan langsung ini penting untuk mendapatkan gambaran riil mengenai kondisi atmosfer dan laut sebagai referensi evaluasi sistem prakiraan.
  2. Melaksanakan verifikasi serta validasi teknologi High-Frequency (HF) Radar Array MMS2. Tim akan membandingkan hasil perkiraan arus permukaan yang dideteksi oleh HF Radar dengan data observasi yang ditangkap langsung di lapangan.
  3.  Misi ketiga difokuskan pada verifikasi dan validasi model prakiraan InaCAWO BMKG. Data observasi dari lapangan akan dihadapkan dengan hasil prediksi model, terutama yang berkaitan dengan parameter krusial seperti kecepatan angin, tinggi gelombang, arah arus, dan kondisi oseanografi lainnya.

​Kapolsek Cinangka, AKP Romizal, menegaskan komitmen kesatuannya untuk mendukung kelancaran kegiatan operasional BMKG di wilayah hukumnya. Ia juga mengimbau kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang beraktivitas di sekitar radius TPI Umbul Tanjung, untuk turut menjaga keamanan fasilitas negara tersebut karena fungsinya yang sangat vital bagi mitigasi bencana.

​Sebagai informasi, rangkaian kegiatan survei lapangan dari Direktorat Meteorologi Maritim BMKG ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua pekan di wilayah hukum Polsek Cinangka, terhitung mulai tanggal 14 hingga 25 September 2026.