Sesi latihan bebas terakhir atau FP3 di Autodromo Hermanos Rodriguez menyajikan drama menegangkan jelang sesi kualifikasi Mexico City GP. Lando Norris berhasil keluar sebagai yang tercepat di lembar catatan waktu, meskipun ia harus berjuang keras di atas lintasan yang licin dan menantang. Pembalap asal Inggris tersebut hanya mampu unggul tipis satu seperseribu detik saja dari penantang kuat di belakangnya, menciptakan persaingan yang sangat ketat di barisan terdepan.
Di belakang Norris, Kimi Antonelli menempati posisi kedua tercepat setelah menunjukkan performa yang konsisten sepanjang akhir pekan ini. Sementara itu, posisi lima besar dilengkapi oleh Charles Leclerc, Oscar Piastri, dan Max Verstappen yang terus memantau celah untuk perebutan posisi pole. Sesi latihan ini juga diwarnai oleh drama di luar lintasan dengan adanya pergantian pembalap secara mengejutkan di tengah akhir pekan.
Sebuah keputusan mendadak diumumkan di garasi Haas, di mana Ryo Hirakawa turun ke lintasan menggantikan Esteban Ocon untuk sisa akhir pekan GP Meksiko. Meskipun alasan pasti dari keputusan tersebut tidak diungkapkan secara rinci, langkah ini menyusul spekulasi mengenai atmosfer tegang di dalam tim setelah Haas tidak memperpanjang kontrak Ocon untuk tahun 2027 dan memilih merekrut Rafael Camara. Hirakawa, yang sebelumnya telah turun di FP1 sebagai bagian dari sesi latihan pembalap debutan, langsung beradaptasi dengan cepat untuk menghadapi sisa agenda balap.
Ketegangan di lintasan juga dirasakan oleh beberapa tim lain akibat masalah teknis yang tidak terduga. Gabriel Bortoleto sempat mengeluhkan masalah mesin pada mobil Audunya, bahkan harus kembali ke jalur pit dengan kepulan asap yang keluar dari bagian belakang mobil. Kejadian serupa menimpa Sergio Perez dan Audi milik Bortoleto, memaksa tim melakukan pergantian unit daya secara besar-besaran agar mobil siap turun kembali pada sesi berikutnya.
Baca Juga Max Verstappen Tegaskan Sikap soal Balapan F1 di Timur TengahMenjelang paruh kedua sesi latihan bebas ketiga, dinamika lintasan semakin menarik ketika Lewis Hamilton sempat mencatatkan waktu tercepat menggunakan kompon ban medium sebelum para pesaing beralih ke ban lunak. Leclerc dan Norris sempat terlihat melebar ke area run-off akibat minimnya cengkeraman ban belakang. Namun, persaingan sengit ini justru membuktikan bahwa Ferrari dan McLaren berada dalam kecepatan optimal untuk menghadapi kualifikasi yang krusial.

| Pos | Pembalap | Tim | Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Lando Norris | McLaren | 1:18.100 |
| 2 | Kimi Antonelli | Mercedes | 1:18.101 |
| 3 | Charles Leclerc | Ferrari | 1:18.131 |
| 4 | Oscar Piastri | McLaren | 1:18.250 |
| 5 | Max Verstappen | Red Bull Racing | 1:18.300 |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!