Menyongsong seri pemungkas kejuaraan dunia WorldSBK di Sirkuit Jerez - Angel Nieto, Nicolo Bulega hadir dengan status mentereng sebagai juara baru. Namun, perjalanan kariernya di ajang balap superbike ini harus segera disesuaikan karena ia dipastikan melangkah ke kelas premier MotoGP pada musim 2027 bersama skuad Ducati dan struktur tim milik Valentino Rossi, VR46. Dalam wawancara eksklusif bersama media internasional, sang pembalap Italia membuka suara mengenai dinamika baru yang akan dihadapinya, mulai dari tekanan komersial hingga persiapan teknis yang matang.

Berbicara mengenai transisi ke kelas utama, Bulega menyoroti aspek non-teknis yang menuntut perhatian ekstra di paddock MotoGP. Menurutnya, kesibukan media dan aktivitas promosi menjadi tantangan tersendiri yang harus ia kelola di samping tuntutan kecepatan di atas lintasan. Di MotoGP terdapat banyak sekali agenda di luar sesi balap, dan hal tersebut membutuhkan adaptasi mental yang tidak mudah bagi seorang pebalap yang terbiasa dengan ketenangan garasi.

Ketika membahas proses transfernya sebelum menjatuhkan pilihan pada VR46, Bulega mengakui bahwa opsi untuk hengkang ke pabrikan lain sempat terbuka lebar di bursa transfer. Manajemennya sempat melakukan pembicaraan serius dengan petinggi pabrikan lain sebelum akhirnya keputusan final mengarah pada perpanjangan masa baktinya bersama pabrikan asal Borgo Panigale. Bertahannya ia di keluarga besar Ducati merupakan manifestasi dari perjalanan sukses mereka sejak tahun 2022 di ajang Supersport hingga merajai Superbike.

- Advertisement -
Advertisement

Terkait komentar mengejutkan dari pebalap bintang Marc Marquez yang mewaspadai potensi kejutan darinya, Bulega menanggapinya dengan rasa bangga bercampur motivasi tinggi. Mendengar apresiasi dari sosok senior peraih banyak gelar juara dunia memberikan suntikan moril tersendiri baginya untuk membuktikan kapasitas terbaik di lintasan balap motor internasional pada masa mendatang.

Baca Juga Crutchlow Puji Ogura, Disebut Mirip Pedrosa di MotoGP