Pandeglang, Nusantara Media – Insiden kecelakaan lalu lintas yang mengerikan kembali terjadi di kawasan pesisir Banten. Dua pengendara sepeda motor menjadi korban kecelakaan dan terlindas sebuah truk trailer besar di depan Hotel Condominium Lippo Carita Utara, pada Kamis malam (16/7/2026). Insiden tragis yang terjadi menjelang tengah malam, tepatnya pada pukul 23:48 WIB ini, dipicu oleh kondisi infrastruktur jalan yang berlubang serta aktivitas berkendara yang berisiko.

Berdasarkan kronologi di tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula ketika dua orang pengendara sepeda motor tengah melintas di kawasan Carita. Keduanya diketahui sedang melakukan aksi 'menyetut', yakni sebuah istilah yang merujuk pada tindakan mendorong sepeda motor yang mogok menggunakan kaki dari atas motor lain yang sedang melaju. Praktik ini memang kerap ditemui di jalanan, namun memiliki risiko keselamatan yang sangat tinggi, terlebih jika dilakukan pada malam hari dengan kondisi penerangan yang minim.

Petaka terjadi ketika kedua pengendara tersebut melintasi area jalan di depan Hotel Condominium Lippo Carita Utara. Saat tengah fokus menyeimbangkan kendaraan yang disetut, roda motor mereka terperosok ke dalam sebuah lubang yang cukup dalam di badan jalan. Hilangnya keseimbangan secara mendadak membuat kedua pengendara tersebut kehilangan kendali atas motornya. Keduanya kemudian terguling dan terhempas ke aspal jalan.

- Advertisement -

Nahasnya, di saat yang bersamaan, dari arah belakang melintas sebuah kendaraan alat berat berupa mobil truk trailer. Truk bermuatan penuh tersebut diketahui sedang membawa material beton yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan pagar Sekolah Rakyat. Jarak yang sudah terlalu dekat, ditambah bobot kendaraan yang sangat berat dan kondisi jalan yang gelap, membuat pengemudi truk trailer tidak sempat lagi melakukan pengereman mendadak atau menghindar.

Akibatnya, truk pengangkut material beton tersebut langsung melindas tubuh kedua korban yang saat itu baru saja terjatuh dan belum sempat menyelamatkan diri ke pinggir jalan. Pemandangan mengerikan ini sontak memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.

Melihat insiden berdarah tersebut, masyarakat setempat yang berada tidak jauh dari lokasi langsung berhamburan mendekat untuk memberikan pertolongan pertama. Warga dengan sigap bergotong royong mengevakuasi tubuh kedua korban dari bawah kolong truk dan memindahkannya ke tempat yang lebih aman.

Tidak berselang lama, petugas medis dari Puskesmas Carita tiba di lokasi setelah menerima laporan dari warga. Kedua korban yang mengalami luka parah akibat terlindas kendaraan berat tersebut langsung dilarikan menuju Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Carita untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Hingga berita ini diturunkan, pihak medis masih berjuang memberikan perawatan terbaik bagi kedua korban yang identitasnya masih dalam pendataan.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan akan bahayanya praktik 'menyetut' kendaraan bermotor, karena dapat merusak fokus dan keseimbangan. Selain itu, masyarakat juga mendesak pihak berwenang agar segera memperbaiki kondisi infrastruktur jalan yang berlubang di kawasan wisata Carita, agar insiden serupa yang memakan korban jiwa tidak terulang kembali di masa mendatang.