Franco Morbidelli harus menerima kenyataan pahit di sesi latihan bebas MotoGP Misano, Jumat (26/9/2025). Pembalap VR46 Ducati itu dijatuhi hukuman long lap penalty untuk balapan utama Minggu besok akibat pelanggaran yang ia lakukan.

Insiden terjadi pada sesi latihan bebas kedua di Tikungan 13. Morbidelli dinilai melanggar aturan MGP-SR3 tentang dangerous slow riding, yaitu berkendara terlalu lambat di jalur balap sehingga mengganggu pembalap lain, dalam hal ini Enea Bastianini. Steward FIM MotoGP kemudian mengeluarkan surat penalti yang menyatakan bahwa tindakan tersebut membahayakan keselamatan.

Dalam pernyataan resminya, steward menegaskan bahwa hukuman ini diambil dengan mempertimbangkan pelanggaran berulang yang dilakukan Morbidelli sepanjang musim. “Dengan mempertimbangkan pelanggaran ganda pembalap selama musim ini, hukuman yang pantas dalam kasus ini adalah Long Lap Penalty,” tulis steward. Hukuman ini hanya berlaku untuk balapan utama, tidak untuk sprint race.

- Advertisement -
Advertisement

Meski demikian, Morbidelli menunjukkan performa kompetitif di sesi latihan. Ia berhasil menempati posisi kelima dan mengamankan tempat langsung ke Kualifikasi 2. Rekan setimnya, Fabio di Giannantonio, yang menggunakan motor spek pabrikan GP26, berada satu posisi di atasnya. Morbidelli mengaku tidak memiliki kepercayaan diri penuh, namun tetap bisa mencatatkan waktu 1:31.4. “Sensasi di motor mirip seperti biasanya. Di sini trek rumah, jadi saya sangat mengenal Misano dan mencoba memberikan lebih. Saya tidak bisa melakukan time attack pertama, tidak bisa tetap di trek, tapi di yang kedua saya berhasil dan mencatat 31.4. Saya tidak punya banyak kepercayaan diri, tapi kadang saya cepat meski tanpa kepercayaan diri, jadi itu positif,” ujarnya sebelum penalti diumumkan.

Baca Juga Hasil Practice MotoGP Thailand 2026: Bezzecchi Rekor

Penalti ini menjadi pukulan telak bagi Morbidelli yang tengah berjuang di musim penuh gejolak. Ia diketahui akan kehilangan kursinya di VR46 Ducati untuk musim 2027 dan akan bertukar tempat dengan pemimpin klasemen WorldSBK, Nicolo Bulega, yang akan bergabung dengan Aruba.it Ducati. Meski begitu, Morbidelli tetap berusaha tampil maksimal di sisa musim.

Dengan penalti long lap, Morbidelli dipastikan harus menjalani hukuman tersebut di balapan utama, yang akan memengaruhi strategi dan peluangnya untuk meraih hasil maksimal. Ia harus lebih berhati-hati dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk bangkit dari posisi sulit.