Pekan penutup kejuaraan dunia Superbike (WSBK) di Sirkuit Jerez tidak hanya menjadi arena perpisahan bagi para pembalap di atas lintasan, melainkan juga menandai akhir dari perjalanan panjang salah satu skuad asal Jerman. Tepat pada Senin setelah seri pamungkas tersebut, MGM Racing Performance secara resmi mengumumkan pengunduran diri mereka dari kancah kejuaraan dunia balap motor produksi massal ini setelah berkiprah selama enam tahun penuh dinamika.
Keputusan berat ini diambil langsung oleh Michael Galinski selaku pimpinan tim, yang selama ini telah berjuang keras mempertahankan eksistensi skuad tersebut. Pengumuman resmi disampaikan langsung melalui pernyataan emosional pihak tim yang mengonfirmasi rumor berhembus. Berdasarkan laporan dari Speedweek, mereka menyatakan bahwa babak luar biasa dalam sejarah tim telah resmi ditutup dan menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan panjang mereka.
Proyek di kejuaraan dunia ini bermula pada tahun 2020 ketika mereka menggandeng mantan pembalap MotoGP, Jonas Folger, yang saat itu mendominasi kejuaraan domestik IDM Superbike menggunakan mesin Yamaha R1. Berbekal dukungan finansial dari bos Bonovo saat itu, Jurgen Roder, langkah besar diambil pada 2021 dengan terjun sebagai partisipan permanen kejuaraan dunia sekaligus beralih menggunakan pabrikan asal Jerman, BMW, meskipun musim perdana tersebut berjalan cukup berat.
Transformasi berlanjut pada musim-musim berikutnya dengan mendatangkan pembalap berpengalaman seperti Eugene Laverty, Loris Baz, hingga Garrett Gerloff yang sukses mempersembahkan posisi pole serta finis di barisan depan. Kendati demikian, hantaman finansial datang ketika Jurgen Roder memutuskan menarik diri pada pertengahan musim 2024, memaksa Galinski memutar otak mencari solusi pendanaan demi menjaga kelangsungan hidup tim di paddock internasional.
Baca Juga Baldassarri Tembus Posisi Empat di Magny-Cours Meski Fairing BerlubangUpaya keras tersebut sempat membuahkan hasil ketika mereka beralih menggunakan mesin Ducati dan mengarungi kompetisi dengan penuh dedikasi. Namun, berbagai tantangan logistik dan finansial yang terus mendera akhirnya membuat kelanjutan proyek ini di masa depan menjadi tidak memungkinkan, sehingga garis penutup harus ditarik secara permanen oleh manajemen.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!