Tim Mercedes resmi mengukuhkan diri sebagai juara dunia konstruktor Formula 1 musim 2026 setelah melalui drama cuaca dan balapan yang sengit di Sirkuit Interlagos, Sao Paulo, dalam ajang Grand Prix Brasil. Keberhasilan ini memastikan pabrikan asal Brackley tersebut mendominasi kancah balap kasta tertinggi motorsport internasional, sekaligus melengkapi pencapaian gemilang mereka sepanjang musim kompetisi tahun ini yang penuh dengan inovasi teknis dan pertarungan sengit di atas lintasan basah maupun kering.

Jalannya balapan di Interlagos tidak lantas berjalan mudah bagi skuad Silver Arrows. Pembalap muda berbakat Andrea Kimi Antonelli memulai balapan dari posisi kedua, sementara rekan setimnya, George Russell, harus rela start dari urutan ketujuh akibat ganjaran penalti turun lima grid. Ketika lampu padam, Antonelli langsung melakukan start sensasional dengan merebut posisi terdepan dari peraih pole position, Lando Norris, dan sempat membangun keunggulan hingga lima detik penuh pada tujuh putaran pertama balapan.

Kendati demikian, drama langsung tersaji ketika balapan memasuki fase krusial. Antonelli tiba-tiba mengalami insiden spin di Tikungan 1 yang membuat Lando Norris leluasa mengambil alih kembali posisi pimpinan lomba. Masalah bagi pembalap asal Italia tersebut semakin bertambah pelik tatkala ia mulai merosot di barisan depan akibat kendala teknis pada kendaraannya yang dikeluhkan menarik ke satu sisi saat melakukan akselerasi keluar tikungan.

- Advertisement -
Advertisement

Menjelang akhir balapan, kondisi sirkuit semakin memburuk akibat guyuran hujan deras yang melanda wilayah Sao Paulo. Dalam kondisi trek yang licin dan penuh risiko tersebut, George Russell dan Andrea Kimi Antonelli mampu mengamankan finis di posisi keempat dan kelima secara berurutan. Hasil tersebut sudah lebih dari cukup untuk mengunci perolehan poin yang tidak terkejar lagi oleh rival terdekat mereka di klasemen, yakni tim Ferrari, yang menempatkan pembalap Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di posisi ketujuh dan kesembilan.

Selepas melintasi garis finis dan memastikan titel juara dunia konstruktor kesembilan dalam sejarah tim, suasana haru dan bangga menyelimuti garasi. Prinsipal tim Mercedes, Toto Wolff, langsung melompat ke saluran radio komunikasi untuk menyampaikan apresiasi kepada pembalapnya. Kami mengamankan kejuaraan. Saya pikir ini adalah hal yang paling penting. Terima kasih telah bertahan!, ucap Toto Wolff kepada Russell selepas bendera kotak-kotak berkibar menandai akhir balapan yang melelahkan.

Baca Juga Max Verstappen Nilai Sudah Terlambat Ubah Regulasi F1 2026

Pembalap asal Inggris tersebut langsung memberikan respons positif atas kerja keras seluruh kru pabrikan. Kerja bagus semuanya. Senang rasanya melihat apa yang telah kita capai tahun ini, balas George Russell melalui sambungan radio tim. Sementara itu, podium tertinggi Grand Prix Brasil sendiri akhirnya dimenangkan oleh pembalap McLaren Lando Norris, yang ditemani oleh Max Verstappen dari Red Bull serta Isack Hadjar di posisi ketiga.

Sebelum datang ke Sao Paulo, skuad Mercedes sebenarnya sudah berada di atas angin dengan keunggulan 126 poin atas Ferrari dan hanya membutuhkan selisih akhir 129 poin untuk mengunci gelar. Trofi juara konstruktor 2026 ini sekaligus melengkapi pencapaian double winner bagi tim, menyusul sukses Andrea Kimi Antonelli yang baru saja mengamankan mahkota juara dunia pembalap di Grand Prix Meksiko seminggu sebelumnya, sekaligus mencatatkan sejarah sebagai juara dunia termuda di ajang Formula 1. Gelar tahun 2026 ini menambah daftar panjang kejayaan tim asal Brackley yang sebelumnya pernah mendominasi era turbo hybrid pada rentang tahun 2014 hingga 2021.