Peta persaingan ajang balap paling bergengsi di dunia kembali mengalami guncangan besar setelah serangkaian drama tersaji di atas lintasan. Mercedes sukses mengamankan gelar juara dunia konstruktor musim 2026 secara resmi usai merampungkan balapan penuh ketegangan di Grand Prix Brasil. Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah yang sangat penting bagi skuad asal Brackley tersebut, mengingat perjalanan musim ini diwarnai oleh persaingan ketat yang melibatkan berbagai pabrikan besar.

Meskipun skuad utama Mercedes tidak mampu menembus posisi tiga besar di atas podium Sirkuit Interlagos, perolehan poin keseluruhan sepanjang musim terbukti sudah lebih dari cukup untuk mengunci titel prestisius tersebut. Kepastian gelar juara ini sekaligus menandai mahkota juara dunia konstruktor kesembilan sepanjang sejarah bagi pabrikan asal Jerman yang identik dengan lambang bintang tiga sudut di kap mesin mobil mereka.

Di sisi lain, hari sial justru harus ditelan oleh kubu Ferrari yang gagal memanfaatkan momentum penting di Brasil. Skuad berlogo Kuda Jingkrak tersebut mengalami hari yang benar-benar buruk di lintasan, membuat mereka kehilangan banyak poin krusial yang sangat dibutuhkan dalam perburuan posisi puncak klasemen konstruktor di paruh musim kompetisi tahun ini.

- Advertisement -
Advertisement

Sementara itu, persaingan di barisan depan podium dikuasai sepenuhnya oleh penampilan gemilang para pesaing terdekat. Lando Norris tampil sebagai yang tercepat dan sukses merebut kemenangan mutlak bagi McLaren, meski dalam perolehan poin klasemen konstruktor mereka justru harus rela terpangkas jaraknya dari tekanan ketat kubu rival utama.

Baca Juga Team VERTU Rekrut Pembalap 16 Tahun untuk BTCC 2027

Di belakang sang pemenang lomba, pabrikan Red Bull Racing menunjukkan konsistensi luar biasa dengan mengamankan posisi finis kedua dan ketiga melalui aksi impresif dari Max Verstappen serta pembalap muda berbakat Isack Hadjar. Hasil ganda di zona podium ini memberikan suntikan moral yang sangat masif bagi skuad energi ter tersebut dalam sisa kalender balapan musim ini.

Dilansir dari FormulaPassion, pencapaian gelar juara dunia kesembilan bagi Mercedes ini membuktikan bahwa konsistensi teknis dan keandalan strategi masih menjadi senjata paling mematikan di era regulasi modern. Dengan musim yang masih menyisakan sejumlah seri penutup, pertarungan untuk memperebutkan posisi runner-up dan status papan atas dipastikan akan semakin memanas.

PosisiScuderiaPoin
1Mercedes-
2Red Bull-
3McLaren-
4Ferrari-