Ketika Lando Norris kembali merayakan kemenangan di Zandvoort, suasana di garasi Mercedes jelas berbeda. Toto Wolff, bos tim yang biasanya tenang, kali ini mengakui sesuatu yang jarang dia ungkap: timnya tidak punya cukup uang untuk terus mengikuti laju upgrade rival-rival terdekatnya.
Dalam pandangan Wolff, McLaren dan Ferrari telah menunjukkan bagaimana paket upgrade yang agresif bisa mengubah wajah musim. Keduanya kini menjelma menjadi pemenang balapan reguler, sementara Mercedes justru terlihat mandek sejak Kanada. Padahal, di awal musim, W17 tampil sebagai mobil tercepat di grid.
"Kami tidak punya uang untuk memasang upgrade di mobil. Kami sudah mencoba membagi alokasi secara merata sepanjang musim berdasarkan perhitungan kapan bisa membawa upgrade terbesar dan mengoptimalkan poin kejuaraan. Tapi kami tidak bisa melakukan apa yang tidak bisa kami lakukan," ujar Wolff kepada Motorsport.com.
Pernyataan itu muncul setelah Lando Norris memenangi GP Belanda, memperpanjang dominasi McLaren. Wolff juga mengingatkan bahwa strategi belanja antar tim berbeda-beda. "Anda akan lihat di akhir musim apakah mereka bisa terus memasang sebanyak sekarang. Mungkin ada yang memilih boros di awal dan tengah musim," tambahnya.
Mercedes tidak dijadwalkan membawa upgrade besar sampai putaran Bahrain di Malaysia pada awal Oktober. Wolff menegaskan bahwa masalah reliabilitas power unit yang membuat George Russell dan Kimi Antonelli kehilangan 50-100 poin juga menjadi faktor yang memperumit situasi.
Baca Juga Lando Norris Akui McLaren Tak Berdaya di Tikungan Lambat"Kami punya mobil yang sangat cepat, tapi kehilangan banyak poin karena masalah reliabilitas. Itu seharusnya memberi kami sedikit ruang napas," jelas Wolff. Meski begitu, ia menolak anggapan bahwa pengeluaran di awal musim terlalu boros.
Dengan sisa musim yang masih panjang, pertanyaan besarnya adalah apakah Mercedes mampu bertahan di persaingan ketat tanpa suntikan upgrade berarti. Wolff sendiri tetap yakin dengan arah pengembangan tim, meski harus menerima kenyataan bahwa musim ini tidak semulus yang diharapkan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!