Juara dunia Formula 1 Max Verstappen memberikan tanggapan santai namun realistis terkait wacana mantan rekan setimnya, Daniel Ricciardo, yang memasukkan namanya ke dalam susunan pembalap impian untuk ajang balap ketahanan legendaris Le Mans 24 Hours. Wacana tersebut mencuat setelah Ricciardo, yang saat ini tidak lagi membalap di grid utama Formula 1 usai meninggalkan skuad RB pada akhir musim 2024, berbicara dalam siniar Beyond the Grid mengenai kemungkinan masa depannya di dunia balap.

Dalam siniar tersebut, pembalap asal Australia itu secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk menjajal Sirkuit de la Sarthe di Prancis. Tidak tanggung-tanggung, Ricciardo menyebut Max Verstappen dan mantan rekan setim lainnya, Sebastian Vettel, sebagai kombinasi trio impian yang ia harapkan bisa terwujud di masa depan demi memuaskan para penggemar balap internasional.

Menanggapi gagasan tersebut jelang rangkaian akhir pekan Grand Prix Kota Meksiko, Verstappen melemparkan candaan ringan sambil mengakui kapasitas rekannya itu. "Dia pria yang cerdas karena memilih saya di dalam mobil," ujar pembalap asal Belanda tersebut sambil tersenyum di hadapan para awak media.

- Advertisement -
Advertisement

Kendati demikian, Verstappen menegaskan bahwa partisipasi dalam ajang sekelas Le Mans 24 Hours tidak bisa dilakukan secara sembarangan tanpa persiapan yang matang. Pemenang banyak balapan F1 ini menekankan pentingnya persiapan teknis yang mendalam serta ketersediaan waktu luang yang memadai di tengah kesibukan kalender balap Formula 1 yang sangat padat.

"Namun, kita harus melihat perkembangannya nanti. Itu semua sangat bergantung pada banyak hal. Bagi saya pribadi, jika saya ingin melakukannya, saya ingin melakukannya secara benar dengan persiapan yang benar-benar matang. Saat ini saya belum bisa melakukannya. Saya tidak memiliki waktu luang untuk mendedikasikan diri pada proyek Le Mans di tengah semua hal lain yang juga saya lakukan di luar Formula 1," tambahnya menjelaskan.

Ide kembalinya Ricciardo ke kokpit balap melalui ajang ketahanan ini merupakan kali pertama sang pembalap mengungkapkan hasratnya secara publik ke hadapan khalayak ramai. Meskipun demikian, Verstappen mengungkapkan bahwa gagasan tersebut sebenarnya bukanlah hal yang sepenuhnya baru bagi dirinya karena mereka sempat berdiskusi secara pribadi di belakang layar.

Baca Juga Tujuh Tiket Awal Menuju 24 Jam Le Mans 2027 Resmi Diamankan

"Ya, kami sudah berbicara. Namun saya juga berpikir, baik dari pihak saya maupun pihak dia, kami bukanlah tipe orang yang selalu harus membagikan segalanya ke publik. Kami berbicara tentang banyak hal di latar belakang," ungkap Verstappen menjelaskan kedekatan komunikasi di antara mereka berdua.

Lebih lanjut, Verstappen juga menyoroti preferensi Ricciardo yang kemungkinan besar hanya tertarik pada balapan satu kali (one-off events) al보다는 turun semusim penuh. Menurut Verstappen, jika mereka benar-benar memutuskan untuk ambil bagian dalam ajang ketahanan tersebut, keduanya sepakat bahwa proyek itu harus dikerjakan secara serius demi mengincar kemenangan di lintasan.

Max Verstappen Red Bull Racing
Max Verstappen, Red Bull Racing. Photo by: Mark Thompson / Getty Images