Memasuki empat seri terakhir Kejuaraan Dunia MotoGP musim ini, Marc Marquez menegaskan bahwa saatnya bagi para kandidat juara untuk mengambil risiko yang diperhitungkan. Persaingan ketat kini berlanjut ke Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan ini, di mana dinamika perebutan gelar juara dunia semakin memanas setelah insiden di Phillip Island pekan lalu.
Meskipun baru saja mengalami cedera patah pergelangan tangan akibat kecelakaan di Australia, Jorge Martin dipastikan tetap turun ke lintasan setelah dinyatakan layak secara medis untuk mengikuti sesi latihan bebas pertama pada Jumat ini. Keputusan tersebut langsung mendapat sorotan dari para rival, termasuk Marquez yang memimpin klasemen sementara dengan keunggulan tipis sepuluh poin.
Marquez menyatakan rasa senangnya karena sang pembalap asal Spanyol tersebut bisa kembali turun tangan, mengingat mentalitas seorang pembalap profesional yang selalu ingin mencoba. Menurutnya, protokol medis yang diterapkan saat ini sudah sangat ketat, sehingga jika seorang atlet telah diberikan lampu hijau untuk membalap, maka kondisi tersebut sudah berada dalam batas keamanan yang diizinkan oleh regulasi kejuaraan.
Pertama-tama, Marquez mengaku senang melihat Martin kembali berada di trek, karena seperti yang diketahui bersama, seorang pembalap pasti akan selalu mencoba yang terbaik. Terutama dengan adanya protokol medis yang telah diperkenalkan dalam beberapa tahun terakhir, jika mereka memberikan keputusan layak membalap, itu artinya situasi tersebut aman untuk dijalani. Oleh karena itu, jika Martin berada di lintasan balap, ia diyakini akan tetap melaju dengan kecepatan tinggi.
Kedua pembalap sebelumnya sempat menampilkan pertarungan sengit di Sirkuit Phillip Island, di mana keduanya saling berduel memperebutkan posisi terdepan dalam Sprint Race hari Sabtu. Pertarungan ketat tersebut akhirnya dimenangkan oleh Marquez setelah Martin melakukan kesalahan krusial yang membuatnya kehilangan keunggulan dalam kejuaraan dunia.
Baca Juga Bezzecchi Tercepat di FP1 Buriram 2026Ketika ditanya mengenai perubahan psikologis dalam menghadapi balapan akhir pekan dengan status sebagai pemimpin klasemen untuk pertama kalinya musim ini, Marquez memberikan jawaban yang sangat tegas tanpa ragu-ragu. Ia menegaskan bahwa mentalitasnya tetap sama seperti balapan-balapan sebelumnya, yakni selalu berusaha mengerahkan kemampuan terbaik secara maksimal di setiap kesempatan.
Posisinya kini memang berada di titik musim di mana pengambilan risiko diperlukan, seperti yang telah ia lakukan di Australia pada pekan sebelumnya. Marquez bertekad untuk terus memberikan seratus persen kemampuan terbaiknya di setiap balapan maupun sesi latihan, serta memahami apakah dirinya mampu bersaing secara kompetitif menghadapi para pembalap pabrikan lainnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!