Menyongsong rangkaian akhir pekan GP Malaysia yang menjadi seri keempat dari akhir kalender MotoGP musim ini, Marc Marquez langsung menarik perhatian media dalam sesi jumpa pers di Sirkuit Sepang. Pembalap bintang asal Spanyol tersebut tiba di Kuala Lumpur dengan status baru sebagai pemuncak klasemen sementara kejuaraan dunia. Keberhasilan merebut kemenangan sprint race krusial di Phillip Island pekan lalu memberikannya momentum emas untuk memimpin perburuan gelar juara dunia.
Menanggapi posisinya di puncak klasemen dengan koleksi 365 poin, pembalap berjuluk 'MM93' ini secara terbuka menyatakan bahwa fase krusial musim ini telah menuntut pendekatan yang lebih agresif di atas lintasan. Dilansir dari Speedweek, ia menegaskan bahwa kalkulasi poin saat ini sudah berada di titik di mana keberanian mengambil risiko ekstra menjadi sebuah keniscayaan. Hal tersebut telah dibuktikannya secara nyata pada seri sebelumnya di Australia, dan mentalitas serupa akan terus dibawanya sepanjang sisa musim tanpa mengubah fokus utama untuk selalu memaksimalkan potensi motor di setiap sesi.
"Kami telah mencapai titik dalam kejuaraan di mana waktu telah tiba untuk juga mengambil risiko. Itulah yang saya lakukan di Phillip Island. Terlepas dari itu, mentalitasnya selalu sama — mengeluarkan yang terbaik dari akhir pekan ini," ujar Marquez di hadapan para awak media yang memadati ruang konferensi pers Sepang.
Perkembangan menarik lainnya jelang FP1 adalah kembalinya sang rival utama dalam perebutan gelar, Jorge Martin. Pembalap pabrikan Aprilia tersebut sempat mengalami insiden kecelakaan hebat dalam sprint race di Australia, namun tim medis telah memberikan lampu hijau baginya untuk turun ke lintasan Sepang. Marquez menyambut baik kehadiran sang pesaing terdekat yang kini tertinggal 10 poin di peringkat kedua klasemen, seraya memperingatkan potensi kecepatan tinggi yang langsung bisa ditunjukkan Martin begitu sesi latihan resmi dimulai.
"Saya senang Jorge ada di sini. Adalah hal yang normal jika ia mencoba, dan protokol kami mengizinkan hal itu untuk dicoba. Yang pasti juga adalah jika Jorge berada di lintasan, maka ia akan segera menjadi sangat cepat," ungkap peraih banyak gelar juara dunia tersebut mengomentari kondisi sang rival asal Spanyol.
Baca Juga Jorge Martin Hadapi Dilema Operasi Usai Arm Pump di MisanoIsu mengenai dinamika internal keluarga turut mencuat ketika Marquez ditanya mengenai dukungan sang adik, Alex Marquez, yang dikenal memiliki rekam jejak impresif di Sepang, termasuk sapu bersih podium musim lalu. Menanggapi potensi bantuan sang adik dalam perebutan titel, Marquez memilih jalur diplomatis dengan menegaskan bahwa keduanya datang ke Sepang untuk meraih kemenangan masing-masing. Tanpa perlu instruksi khusus di luar lintasan, persaingan ketat di trek akan berjalan alami seiring dinamika balapan yang tersaji sepanjang akhir pekan.
Meski memimpin klasemen dengan keunggulan margin tipis, Marquez mengakui bahwa Sirkuit Internasional Sepang bukanlah salah satu lintasan favoritnya sejak ia bergabung dengan Ducati. Kecepatan optimal di Sepang, menurutnya, membutuhkan kombinasi presisi dalam satu putaran kualifikasi yang cepat serta manajemen ban yang konsisten untuk menjaga ritme sepanjang jarak balapan penuh. Tantangan teknis tersebut menuntut adaptasi gaya membalap yang berbeda demi mengamankan hasil maksimal dalam perburuan gelar juara dunia musim ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!