Marc Marquez berhasil memanfaatkan kekacauan di tikungan pertama untuk meraih kemenangan gemilang pada sesi Sprint Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika, Sabtu. Memulai balapan dengan determinasi tinggi, pembalap andalan Ducati Lenovo Team ini sukses merebut puncak klasemen sementara kejuaraan dunia dengan keunggulan tipis empat poin dari para pesaing terdekatnya.
Jalannya balapan langsung diwarnai drama sengit sejak lampu start padam. Para pembalap langsung berebut posisi ideal secara agresif begitu memasuki tikungan pembuka. Marco Bezzecchi yang mengamankan posisi pole position gagal melakukan start sempurna, yang berujung pada senggolan fatal dengan rekan sesama pengguna mesin RS-GP, Raul Fernandez, sehingga keduanya langsung tersingkir dari persaingan.
Insiden tersebut menjadi pukulan telak bagi pabrikan asal Noale mengingat potensi kecepatan motor mereka sangat kompetitif sepanjang akhir pekan ini. Davide Brivio selaku manajer tim memberikan tanggapan tajam terhadap manuver berbahaya di awal lomba. “Ini sulit dinilai sepenuhnya, namun rekaman awal memperlihatkan Jorge dan Marc tampil sangat agresif di tikungan pertama demi memburu posisi terdepan,” ujarnya.
Selain insiden antarpembalap Aprilia, kontak fisik juga terjadi antara Marquez dan Fabio Di Giannantonio. Benturan ringan tersebut sempat mengganggu laju motor Di Giannantonio akibat masalah girboks. Menanggapi situasi pelik tersebut, Marquez memberikan penjelasan teknis mengenai insiden kerumunan di tikungan pertama.
Baca Juga Dari Marah ke Podium: Perubahan Radikal KTM untuk Acosta di Misano“Situasi di tikungan pertama sangat mudah dijelaskan. Kami melaju dengan empat motor berdampingan. Saya menduga Bezzecchi memperkirakan Raul mengerem sedikit lebih lambat, sementara saya memiliki pandangan serupa terhadap pembalap lain,” ungkap Marquez setelah balapan usai.
Keuntungan besar ini membawa Marquez memimpin klasemen dengan performa yang semakin matang. Sementara itu, kubu Aprilia harus segera melakukan evaluasi menyeluruh agar insiden merugikan ini tidak terulang kembali pada balapan utama hari Minggu di Mandalika.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!