Formula 1, Nusantara Media – Liam Lawson mengaku terkejut melihat performa kuat tim Racing Bulls pada sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Australia 2026 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, setelah kedua mobil tim berhasil menembus sesi Q3.
Lawson akan memulai balapan dari posisi kedelapan, sementara rekan setimnya Arvid Lindblad berada tepat di belakangnya di posisi kesembilan. Hasil tersebut membuka peluang realistis bagi Racing Bulls untuk meraih poin penting pada balapan pembuka musim jika mobil mampu mempertahankan reliabilitas sepanjang lomba.
Pembalap asal Selandia Baru itu mengakui hasil kualifikasi tersebut melampaui ekspektasi tim, terutama setelah tes pramusim di Bahrain pada Februari lalu menunjukkan bahwa Racing Bulls belum berada pada level yang sama dengan para rival di lini tengah.
“Ini jelas hasil yang kami targetkan, tetapi kami mungkin tidak benar-benar mengharapkan ini, terutama setelah Bahrain,” ujar Lawson kepada media termasuk RacingNews365.
Lawson menjelaskan bahwa tim membawa sejumlah pembaruan teknis ke Melbourne, termasuk lantai mobil baru, penutup mesin, louvre pendingin, serta revisi pada bagian belakang mobil. Komponen tersebut dirancang untuk meningkatkan downforce sekaligus efisiensi aerodinamika.
“Di atas kertas, peningkatan itu terlihat sangat bagus, tetapi sampai Anda memasangnya di mobil dan mencobanya di lintasan, Anda tidak benar-benar tahu. Sangat menyenangkan mengetahui bahwa semuanya bekerja dengan baik akhir pekan ini dan memiliki dua mobil di Q3 adalah hasil yang sangat baik,” tambahnya.
Selain pembaruan aerodinamika, Lawson juga menyoroti performa unit daya yang dikembangkan oleh Red Bull Powertrains bersama mitra teknisnya Ford. Menurutnya, kombinasi tersebut sejauh ini menunjukkan performa dan keandalan yang kuat sepanjang pramusim.
“Upaya dari Ford dan Powertrains sejauh ini sangat kuat. Kami memiliki mesin yang bekerja sangat baik. Kami akan melihat besok bagaimana reliabilitas semua mobil, tetapi sejauh ini pramusim kami cukup kuat dalam hal keandalan,” jelas Lawson.
Menjelang balapan, Lawson menyebut target utama tim adalah mempertahankan posisi start mereka sembari memastikan mobil tetap andal sepanjang lomba. Ia menilai performa long run cukup kompetitif, tetapi faktor reliabilitas tetap menjadi penentu utama dalam perebutan poin.
“Tujuannya adalah mencoba bertahan di posisi kami sekarang, tetapi jujur sulit mengetahui secara pasti posisi kami dibandingkan tim lain. Kecepatan long run kami cukup baik, namun yang paling penting adalah memiliki mobil yang andal,” kata Lawson.
Dengan dua mobil memulai balapan dari dalam 10 besar, Racing Bulls memiliki peluang untuk membuka musim Formula 1 2026 dengan perolehan poin saat lampu start padam di Albert Park.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!