Pembalap Liam Lawson harus menerima kenyataan pahit setelah posisinya di grid start Formula 1 Grand Prix Meksiko harus hilang akibat sanksi diskualifikasi yang dijatuhkan oleh pengawas balapan. Keputusan tegas ini diambil menyusul adanya pelanggaran regulasi teknis yang melibatkan mobil Racing Bulls yang dikemudikannya di Autodromo Hermanos Rodriguez pada sesi kualifikasi hari Sabtu.
Sebelum insiden ini terjadi, skuad Racing Bulls tampil sangat mengesankan di hadapan para penonton. Tim berhasil membawa kedua mobil mereka menembus sesi Q3, menunjukkan performa solid yang menempatkan mereka sebagai tim terbaik di barisan tengah dengan mengamankan posisi kedelapan dan kesembilan. Namun, hasil kerja keras tersebut harus dikoreksi total setelah Liam Lawson dinyatakan melanggar aturan teknis yang sangat ketat terkait komponen power unit.
Berdasarkan dokumen resmi dari FIA, summon document mencatat bahwa Liam Lawson berada dalam kondisi melanggar ketentuan minimum daya MGU-K tepat setelah melintasi garis finis pada putaran tercepatnya di Q2 pada pukul 15:47:36. Penyelidikan mendalam langsung dilakukan oleh para pengawas balapan yang kemudian memanggil pihak tim untuk memberikan klarifikasi atas data telemetri yang terekam di dalam sistem mobil.
Hasil investigasi menyimpulkan bahwa pembalap asal Selandia Baru tersebut tidak langsung mengangkat kakinya dari pedal gas sesaat setelah merampungkan putaran terbaiknya di sesi Q2. Tindakan telat mengangkat gas ini berdampak langsung pada kegagalan sistem untuk mematuhi tingkat penurunan atau rampdown rate MGU-K yang telah diatur secara spesifik di dalam buku peraturan teknis kejuaraan dunia.
Regulasi teknis Formula 1 secara tegas mewajibkan agar daya listrik tersebut dikurangi secara bertahap sesuai dengan ketentuan Article C5.12.6. Aturan ini menetapkan batas maksimum pengurangan daya sebesar 50 atau 100 kW per detik, tergantung pada karakteristik lintasan dan jarak pembatasan daya yang telah ditentukan sebelumnya oleh pihak FIA untuk seri balapan tersebut.
Baca Juga Russell: Mercedes F1 'Off the Pace' di Sepang, Butuh Setelan UlangDalam laporan resmi para pengawas balapan, dijelaskan secara rinci bahwa bukti-bukti yang diajukan dan diterima oleh seluruh pihak yang hadir menunjukkan permintaan daya maksimum pengemudi dan daya DC listrik dari ERS-K dikurangi pada tingkat yang lebih cepat dari yang diizinkan oleh regulasi akibat kegagalan melakukan lift-off secara instan.
Meskipun dalam sesi dengar pendapat pihak Racing Bulls telah berargumen dan dibenarkan bahwa tim sama sekali tidak mendapatkan keuntungan kompetitif apa pun dari pelanggaran teknis tersebut, regulasi tetaplah regulasi yang bersifat mutlak tanpa kompromi. Pelanggaran teknis di ajang Formula 1 selalu diperlakukan secara hitam di atas putih tanpa melihat ada atau tidaknya peningkatan performa di atas lintasan.
Akibat keputusan diskualifikasi ini, Liam Lawson harus rela kehilangan posisi start kesembilan yang telah diraihnya dengan susah payah dan kini harus bersiap menghadapi balapan hari Minggu dengan misi melakukan penyelamatan posisi dari barisan belakang demi memburu tambahan poin penting bagi tim.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!