Pembalap Liam Lawson bersiap untuk menunjukkan sisi lain dari kehidupannya di luar lintasan balap Formula 1 dengan melakukan debut penampilan musik secara langsung. Menjelang akhir pekan Grand Prix Amerika Serikat di Austin, pembalap asal Selandia Baru ini dipastikan akan mengambil bagian dalam acara Garage Sessions yang diselenggarakan oleh tim Racing Bulls dan didaulat sebagai bintang utama penampilannya.

Kecintaan Lawson terhadap dunia musik, khususnya genre musik country, bukanlah rahasia lagi di kalangan penggemar balap jet darat. Tim yang menaunginya sering kali membagikan momen-momen masa kecil sang pembalap yang erat kaitannya dengan musik melalui berbagai platform media sosial resmi mereka. Bahkan di tengah libur musim panas kompetisi, Lawson kerap membagikan foto atau video pendek dirinya sedang memetik senar gitar untuk mengisi waktu luang di sela-sela jadwal balap yang begitu padat.

Di balik panggung musik yang akan ia jejaki pada Kamis malam di Austin, situasi profesional Lawson di ajang Formula 1 masih menyisakan tanda tanya besar. Dengan musim balap yang menyisakan beberapa putaran saja, kepastian kontrak jangka panjangnya bersama tim belum sepenuhnya diumumkan secara resmi kepada publik. Spekulasi di paddock pun terus berkembang, terutama terkait dinamika kursi pembalap dan potensi masuknya talenta muda dari akademi junior menuju panggung utama Formula 1.

- Advertisement -
Advertisement

Namun, untuk sementara waktu, sang pembalap berjuluk Kiwi ini akan menanggalkan sejenak tekanan kokpit mobil balap demi memegang mikrofon dan gitar di atas panggung Garage Sessions. Acara yang bertempat di Inn Cahoots tersebut juga menjadi momen penting bagi kariernya di luar balapan karena ia secara resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan merek produsen alat musik terkemuka, Taylor Guitars.

Dalam kolaborasi istimewa tersebut, Lawson akan tampil menggunakan gitar edisi khusus rancangan khusus bertajuk custom LL30 GS Mini Special Edition. Instrumen akustik berukuran khusus tersebut tampil mencolok dengan balutan warna merah muda dan putih, lengkap dengan nomor balap ikonik miliknya serta ilustrasi kartun khas yang biasa menghiasi permukaan helm balap yang ia kenakan di setiap akhir pekan grand prix.

Menanggapi kolaborasi dan penampilannya yang dinanti-nantikan banyak pihak, Lawson mengungkapkan rasa bangga yang mendalam. Pengalaman bermusik ini mengingatkannya kembali pada akar masa kecilnya ketika sang ayah memperkenalkan dunia seni suara dan instrumen petik sejak usia dini. Perjalanan panjang dari latihan di masa kecil hingga memegang gitar kustom di panggung internasional dirasakannya sebagai sebuah pencapaian personal yang luar biasa.

"Saya merasa sangat bangga bisa meluncurkan kerja sama saya dengan Taylor Guitars di ajang Garage Sessions," ujar Lawson mengenai acara spesial tersebut. Ia menambahkan bahwa bermain gitar telah menjadi bagian yang sangat besar dalam hidupnya sejak kecil, mengingat ayahnya dahulu pernah aktif bermain dalam sebuah band sepanjang masa kecilnya di Selandia Baru.

Baca Juga Kenangan Zandvoort: Momen Terbaik GP Belanda Versi Jurnalis

"Ayah saya mendorong saya dan saudara laki-laki saya untuk mulai bermain gitar sejak kami berusia enam tahun, jadi rasanya ini seperti momen yang utuh bisa meluncurkan gitar kustom LL30 GS Mini SE sambil tampil bersama saudara laki-laki saya dan dua teman masa kecil yang dulu sering berlatih bersama," lanjutnya mengenang masa lalu.

Bagi sang pembalap, musik berfungsi sebagai sarana krusial untuk menjernihkan pikiran di tengah ketatnya tekanan kompetisi balap mobil tingkat dunia. Penampilan di Garage Sessions ini juga ia pandang sebagai kesempatan emas untuk berinteraksi secara lebih dekat dengan para penggemar di luar atmosfer paddock sirkuit yang kaku dan penuh ketegangan.

"Musik adalah bagian besar dalam hidup saya, dan saya menggunakannya untuk menjernihkan pikiran selama musim balap berlangsung, jadi saya sangat bersemangat untuk tampil di Garage Sessions di mana kita bisa terhubung dengan para penggemar di luar lintasan. Saya tak sabar untuk segera bertemu dengan semua orang di sana," pungkasnya.

Dalam deretan pengisi acara malam itu, Lawson tidak akan tampil sendirian di atas panggung. Sejumlah musisi ternama turut meramaikan acara hiburan tersebut, di antaranya adalah Drake Milligan, Jonathon Capeci, Scoot Teasley, serta Jess Farren. Kehadiran para musisi berbakat ini diyakini akan memberikan warna tersendiri dalam rangkaian kemeriahan akhir pekan Grand Prix Amerika Serikat di kota Austin.