Aksi memukau tersaji di sirkuit Algarve International Circuit ketika Robert de Haan sukses mengamankan pole position kelas Bronze Cup untuk putaran final GT World Challenge Europe Endurance Cup di Portimao. Pembalap asal Belanda ini tampil sangat kompetitif dalam sesi kualifikasi penutup yang menentukan, mengandalkan kecepatan optimal dari mobil Paradine Competition BMW M4 GT3 Evo bernomor 991 yang ia bagikan bersama pemilik tim Darren Leung serta rekan setimnya James Kellett. Meskipun secara keseluruhan mereka harus memulai balapan dari posisi grid ke-22, pencapaian di kualifikasi ini memberikan suntikan moral yang masif bagi garasi tim.

Hasil gemilang tersebut tidak hanya memberikan posisi start terbaik di kelasnya, tetapi juga mengamankan tambahan satu poin bonus yang sangat krusial dalam pertarungan ketat klasemen akhir. Saat ini, skuad BMW tersebut tengah berjuang keras mempertahankan posisi ketiga dalam klasemen tim Bronze Cup. Mereka kini mengoleksi total 137 poin, unggul tipis dua angka atas pesaing terdekat mereka yaitu Ziggo Sport Tempesta, serta berjarak 10,5 poin di depan 2 Seas Motorsport, sementara puncak klasemen masih dikuasai oleh Kessel Racing dengan raihan 164,5 poin.

Seusai sesi kualifikasi yang melelahkan namun memuaskan tersebut, Robert de Haan tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya atas performa impresif kendaraannya di atas aspal Portugal. "Saya sangat, sangat senang dengan kualifikasi itu," ujar de Haan mengungkapkan rasa syukurnya. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kru di garasi. "Ucapan terima kasih yang besar kepada Paradine Competition karena telah memberi saya perangkat dan mobil untuk melakukannya. Saya memiliki mobil yang benar-benar kuat di bawah kendali saya."

- Advertisement -
Advertisement

Meski sukses mengamankan posisi terdepan di kelasnya, fokus sang pembalap muda kini langsung dialihkan pada tantangan balapan utama yang jauh lebih panjang dan melelahkan selama tiga jam ke depan. Ia sadar betul bahwa konsistensi dan ketahanan mobil menjadi kunci utama untuk mengunci hasil positif di garis finis. "Menjaga mobil tetap utuh dan membawanya pulang melewati garis finis, mudah-mudahan di posisi yang sama seperti saat kami mengualifikasikannya," tambahnya menegaskan strategi utama tim untuk balapan penutup musim ini.

Baca Juga Max Verstappen Ungkap Kendala Radio di GP Singapura di Tengah Persiapan Transisi Red Bull

Selain sukses di kelas Bronze Cup, akhir pekan ini juga menjanjikan persaingan sengit bagi mobil kedua Paradine Competition bernomor lambung 992 yang berhasil mengamankan posisi start ke-13 di kelas Silver Cup. Seluruh rangkaian persiapan kini telah rampung, dan para penonton serta pecinta ajang balap ketahanan Eropa bersiap menyaksikan pertarungan sengit selama tiga jam penuh yang dijadwalkan akan dimulai tepat pada pukul 17:00 waktu setempat pada hari Sabtu.