Aksi pembuka di atas lintasan megah Circuit of the Americas (COTA) yang terletak di luar kota Austin, Texas, langsung menyita perhatian publik internasional. Tribun penonton sudah terlihat sangat padat dipenuhi oleh para penggemar setia sejak pagi hari. Bahkan, antusiasme yang luar biasa tinggi membuat para penonton harus rela terjebak kemacetan panjang di jalur menuju sirkuit demi menyaksikan sesi latihan bebas pertama Formula 1 akhir pekan ini.
Format balapan kembali ke jalur klasik dengan dua sesi latihan bebas pada hari Jumat, latihan ketiga pada hari Sabtu, sesi kualifikasi, serta pameran kecepatan utama pada hari Minggu. Atmosfer luar biasa ini membuktikan bahwa popularitas ajang balap jet darat paling bergengsi di dunia ini tengah mengalami lonjakan drastis di Benua Amerika. Para pembalap turun ke lintasan bergelombang dengan suhu udara mencapai 28 derajat Celsius, sementara aspal trek memanas hingga menyentuh angka 41 derajat Celsius.
Sejumlah tim papan atas turut memboyong komponen pengembangan baru untuk menghadapi karakteristik unik sirkuit ini. McLaren hadir membawa pembaruan aerodinamika di sekitar roda depan dan belakang guna meredam hambatan angin, serta diffuser anyar untuk menjaga kestabilan downforce. Sementara itu, kubu Red Bull Racing mempercayakan modifikasi sayap depan, dan Ferrari tampil habis-habisan lewat paket upgrade masif meliputi floor baru, sidepod yang dirancang lebih ramping, serta diffuser yang dioptimalkan demi mendongkrak performa mobil SF-24.
Persaingan sengit langsung tersaji di atas lintasan sejak menit-menit awal sesi latihan berdurasi 60 menit tersebut. Sang juara bertahan asal Belanda, Max Verstappen, sempat mengeluhkan kendala teknis pada sistem kemudi mobilnya yang terasa janggal saat melibas tikungan ke kiri. Di tengah sesi, berita mengejutkan datang dari pengawas balap FIA yang menjatuhkan hukuman penalti turun grid kepada pembalap muda Arvid Lindblad akibat pergantian komponen mesin baru.
Baca Juga Red Bull Tak Punya Pace untuk Podium GP Belanda, Verstappen Tetap Andalkan Crash?Memasuki paruh kedua sesi latihan, dominasi pebalap Scuderia Ferrari mulai tak terbendung di barisan terdepan. Pembalap asal Monako tersebut sukses mencatatkan waktu tercepat menggunakan ban kompon lunak lansiran Pirelli, mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat jawara di Austin. Respon cepat sempat ditunjukkan oleh Verstappen yang merangsek ke posisi kedua, sementara para pesaing lainnya terus berupaya mencari setelan terbaik demi menghadapi sisa rangkaian akhir pekan yang panjang dan penuh tantangan teknis.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!