Sesi latihan bebas kedua di Autodromo Hermanos Rodriguez menyuguhkan drama tingkat tinggi setelah Charles Leclerc berhasil mengamankan posisi teratas bersama Ferrari. Kondisi lintasan yang baru saja diaspal ulang di antara tikungan 11 dan 1 menciptakan tantangan teknis tersendiri bagi para pembalap, memaksa mereka berjuang keras mencari cengkeraman ban di tengah tipisnya udara ketinggian laut Meksiko. Suhu udara yang mencapai 25 derajat Celsius dengan suhu lintasan menyentuh 39 derajat Celsius langsung menguji ketahanan mesin serta kestabilan aerodinamika mobil sejak menit awal sesi dimulai di bawah cuaca yang cukup mendukung.

Kendala teknis langsung menghantam beberapa garasi tim sejak bendera hijau dikibarkan. Pembalap muda Oliver Bearman harus rela kehilangan banyak waktu penting akibat penggantian unit daya baru dari pabrikan asal Maranello pada mobil Hass miliknya. Sementara itu, rekan setimnya di kubu Haas, Esteban Ocon, mengeluhkan ketiadaan fungsi power steering yang membuatnya kesulitan mengendalikan kemudi secara optimal di tikungan-tikungan teknis sirkuit. Masalah serupa juga menimpa tim junior Audi yang harus memarkir mobil Gabriel Bortoleto lebih awal akibat kebocoran pada sistem pendingin baterai, memaksa pembalap asal Brasil tersebut menjalani wajib istirahat di dalam garasi dalam waktu yang cukup lama.

Pemasok ban resmi Pirelli menurunkan tiga kompon paling lunak untuk akhir pekan ini, yakni C3 sebagai ban keras, C4 sebagai ban medium, dan C5 sebagai kompon lunak. Max Verstappen yang absen pada sesi latihan pertama langsung tancap gas menggunakan kompon lunak, namun situasi berubah panas ketika ia terlibat insiden senggolan keras dengan Liam Lawson dari tim Racing Bulls. Pertarungan sengit tanpa ada yang mau mengalah tersebut berakibat pada rusaknya sayap depan mobil Lawson hingga serpihan berserakan di lintasan, memicu berkibarnya bendera merah dari pengawas balapan guna membersihkan trek dari puing-puing berbahaya yang dapat mengancam keselamatan pembalap lain.

- Advertisement -
Advertisement

Ketegangan jelas terasa melalui komunikasi radi Tim setelah insiden tersebut terjadi. Liam Lawson meluapkan kekesalannya lewat radi tim dengan menyatakan, "Er adalah mir einfach reingefahren, Bro, einfach in mir rein. Jedes Wochenende!" yang mencerminkan frustrasinya atas insiden beruntun yang ia alami. Penyelidikan resmi langsung diumumkan oleh para pengawas balapan untuk meninjau ulang benturan sengit antara dua pembalap dari naungan keluarga besar Red Bull tersebut, sementara mobil Verstappen juga mengalami kerusakan pada elemen pengarah udara di bawah sidepod kiri yang membutuhkan perbaikan cepat oleh para mekanik di garasi.

Baca Juga Red Bull Rekrut Putra Kimi Raikkonen, Robin, ke Program Pembalap Muda

Setelah sesi dilanjutkan pasca jeda pembersihan trek, persaingan papan atas semakin memanas dengan kemunculan Kimi Antonelli yang secara mengejutkan melesat ke posisi kedua menggunakan ban medium. Charles Leclerc sempat mengalami beberapa kali gangguan catatan waktu akibat aksi pengereman yang terlalu keras hingga melebar di area stadion serta insiden di tikungan pertama yang membuat usahanya gagal. Meskipun sempat mendapat teguran dari pengawas balapan terkait catatan gaya membalap yang tidak teratur, pembalap asal Monako tersebut pada akhirnya mampu bangkit dan menorehkan waktu tercepat untuk memimpin lembar waktu latihan kedua di depan para rival utamanya.