Liam Lawson akhirnya buka suara soal panggilan mendadaknya ke Red Bull untuk Grand Prix Belanda akhir pekan ini. Pembalap asal Selandia Baru itu akan kembali membela tim utama Red Bull di Zandvoort menggantikan Isack Hadjar yang mengalami cedera pergelangan tangan saat libur musim panas.

Kabar itu diterima Lawson pada hari Senin, hanya beberapa hari sebelum balapan. Yang menarik, momen itu datang ketika ia baru saja mendarat di Inggris setelah liburan. "Saya benar-benar baru mendarat, bahkan belum turun dari pesawat," ujarnya. "Saya datang dari liburan dan mendarat di Inggris untuk persiapan VCARB, tapi kemudian Alan [Permane] menelepon dan memberi tahu situasinya. Minggu saya langsung berubah drastis."

Dengan waktu yang sangat singkat, Lawson hanya punya satu kesempatan menjalani simulasi di simulator Red Bull sebelum langsung dilempar ke situasi yang menantang. "Segalanya benar-benar berbeda. Saya datang untuk akhir pekan ini dengan situasi unik, mencoba memaksimalkan satu balapan saja," jelasnya. "Ini sangat berbeda dengan berada di mobil sendiri, di tim sendiri. Tapi saya sudah banyak belajar sejak itu, termasuk di F1."

- Advertisement -
Advertisement

Ini bukan kali pertama Lawson menggantikan pembalap Red Bull di Zandvoort karena cedera tangan. Debut F1-nya bersama AlphaTauri terjadi di GP Belanda 2023, saat ia menggantikan Daniel Ricciardo yang patah tangan. "Secara jujur, saya punya beberapa akhir pekan yang cukup berat di Formula 1," kata Lawson. "Tiga tahun lalu di Zandvoort, Daniel cedera dan saya langsung terjun. Itu pasti salah satu akhir pekan terberat. Saya berharap yang ini tidak lebih berat dari itu, tapi pasti akan sulit."

Baca Juga Rory McIlroy Kalahkan Lando Norris di BBC Sports Personality of the Year 2025

Ditanya apakah ia berharap bisa membuat Red Bull pusing memilih pembalap untuk kursi kedua musim depan, Lawson menjawab dengan tenang. "Tahun ini berjalan sangat baik bagi saya dan tim, jadi saya belum terlalu memikirkannya. Dengan hanya satu akhir pekan, tantangan terbesar adalah beradaptasi dengan mobil ini. Bagi saya sekarang, fokus utama adalah mencoba mendapatkan hasil maksimal dari akhir pekan ini," ucapnya.

Format sprint akhir pekan akan menambah tantangan bagi Lawson. Namun, ia merasa pengalaman sebelumnya menjadi bekal berharga. "Saya bersyukur punya pengalaman-pengalaman itu. Itu membantu membangun diri untuk situasi seperti ini," tutupnya.