Pembalap Lando Norris sukses mengamankan kemenangan gemilang dalam balapan Grand Prix Sao Paulo yang diwarnai oleh kondisi cuaca tidak menentu di Sirkuit Interlagos. Memulai balapan dari posisi pole, pembalap andalan McLaren tersebut sempat kehilangan keunggulan pada fase awal lomba, namun mampu bangkit secara impresif untuk menguasai keadaan di tengah lintasan yang rumit dan meraih kemenangan ketiganya musim ini.
Meskipun sempat mendapatkan tekanan ketat di bawah kondisi trek kering, peraih gelar juara dunia tahun 2025 tersebut tampil sangat mendominasi hingga turunnya hujan di pengujung lomba tidak mampu menggoyahkan posisinya. Penampilan luar biasa ini sekaligus menandai kemenangan ke-14 sepanjang karier balap Formula 1 bagi sang pembalap asal Inggris, serta raihan podium ke-50 yang mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama di papan atas grid saat ini.
Di sisi lain, Max Verstappen menampilkan aksi luar biasa yang mencuri perhatian penonton melalui sebuah pembalap kebangkitan fantastis dari posisi start ke-21 di grid. Pembalap Red Bull tersebut berhasil merangsek naik secara konsisten hingga akhirnya menyentuh garis finis di posisi kedua, mengungguli rekan setimnya, Isack Hadjar, yang melengkapi susunan pembalap di podium ketiga dalam penampilan yang sangat solid sepanjang akhir pekan.
Sementara itu, perayaan besar terjadi di garasi Mercedes setelah George Russell memimpin rekan setimnya yang baru saja dinobatkan sebagai juara dunia F1, Andrea Kimi Antonelli, untuk finis di posisi keempat dan kelima. Hasil kolektif yang kuat ini resmi mengantarkan Mercedes mengunci gelar juara dunia konstruktor Formula 1 musim 2026 dengan menyisakan tiga seri balapan tersisa musim ini.
Baca Juga FIA Tutup Celah Anggaran F1 dengan Regulasi Ketat TerbaruPersaingan di barisan tengah juga tidak kalah sengit ketika Oscar Piastri harus puas finis di posisi keenam bersama mobil McLaren kedua, berada di depan Charles Leclerc dari Ferrari yang melakukan aksi overtake agresif melewati Liam Lawson dari Racing Bulls pada lap pemungkas untuk mengamankan tempat ketujuh.
Adapun Lewis Hamilton yang sempat berada di jalur positif untuk menjadi pembalap Ferrari terdepan harus rela kehilangan posisi akibat keputusan strategi ban yang terlambat beralih ke kompon intermediate ketika hujan turun menjelang akhir balapan. Mantan juara dunia tujuh kali tersebut bahkan sempat mengalami insiden melintir saat memasuki jalur pit sebelum akhirnya harus puas menyelesaikan lomba di peringkat kesembilan, tepat di depan Nico Hulkenberg yang menutup zona poin untuk tim Audi.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!