Lando Norris telah berikrar untuk membuat keputusan yang jauh lebih baik di atas lintasan menyusul insiden kontroversial yang melibatkan rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, pada balapan Formula 1 Grand Prix Singapura beberapa waktu lalu. Insiden tersebut sempat memicu ketegangan internal di dalam garasi tim yang berbasis di Woking ini, memaksa manajemen tim untuk segera mengambil langkah cepat demi meredam situasi panas yang terjadi di antara kedua pembalap andalan mereka.
Peristiwa bermula ketika pasangan pembalap McLaren tersebut sama-sama bertarung ketat di dalam posisi lima besar selama sesi balapan sprint di Marina Bay, di mana Oscar Piastri berada di depan Lando Norris pada posisi keempat. Dalam upaya perebutan posisi yang sangat agresif, Lando Norris melakukan manuver pengereman terlambat di Tikungan 5 yang berujung pada senggolan keras, mengakibatkan pembalap muda asal Australia tersebut harus berputar kehilangan kendali atas mobilnya.
Menyadari kesalahan fatal yang telah diperbuatnya, Lando Norris tampak berusaha menebus kesalahannya pada balapan utama di Singapura dengan beberapa kali menanyakan kepada tim apakah ia dapat membantu Oscar Piastri mendapatkan posisi di fase-fase akhir balapan. Bentrokan ini sendiri terjadi hanya berselang beberapa pekan setelah Lando Norris sempat meluapkan emosinya secara terbuka terhadap pembalap Alpine, Franco Colapinto, di Grand Prix Azerbaijan, di mana ia sempat melontarkan kritik tajam usai insiden saat restart safety car.
Meski sempat meminta maaf atas komentar kontroversial tersebut, insiden di Singapura kembali memicu gelombang kritik di media sosial dari para penggemar yang mengungkit kembali pernyataannya sebelumnya. Menanggapi situasi pelik ini, manajemen tim telah menggelar pertemuan tertutup guna menjernihkan suasana, menyusul respons tegas yang diberikan oleh CEO McLaren, Zak Brown, terhadap insiden yang melibatkan kedua pembalapnya di Singapura.
"Saya bertanggung jawab atas kesalahan saya, dan saya belajar darinya," ujar Lando Norris dalam pratinjau tim jelang Grand Prix Amerika Serikat. Pembalap asal Inggris tersebut menambahkan bahwa seluruh anggota tim di garasi adalah sumber motivasi utamanya setiap akhir pekan, dan ia bertekad untuk membalas kerja keras mereka melalui peningkatan performa, pengambilan keputusan yang lebih matang, serta merepresentasikan tim dengan cara terbaik.
Baca Juga Red Bull Akui Masalah Balance di Monza; Verstappen FrustrasiDi sisi lain, persiapan McLaren jelang akhir pekan di Austin juga diwarnai dengan kehadiran paket pengembangan baru pada mobil MCL38. Setelah sempat mendominasi paruh musim lewat kemenangan impresif di Hungaria dan Belanda, laju perkembangan tim sempat sedikit tertahan menyusul kebangkitan Red Bull Racing dalam beberapa putaran terakhir, termasuk kemenangan yang diraih Max Verstappen.
Kepala Desainer McLaren, Rob Marshall, menjelaskan bahwa tim akan membawa komponen lantai baru serta pembaruan kecil yang difokuskan khusus untuk mengatasi masalah keandalan pengereman serta peningkatan performa secara menyeluruh. Dengan kombinasi evaluasi internal pasca-Singapura dan amunisi teknis baru ini, tim Oranye Pepaya bertekad untuk kembali berada di jalur kemenangan dan mengamankan posisi terkuat di sisa musim Formula 1 tahun ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!