Bandung , Nusantara Media — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bandung menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program pembangunan serta penataan infrastruktur perkotaan.

Pada hari Senin, 27 Juli 2026, jajaran prajurit Lanal Bandung melaksanakan kegiatan sosialisasi terpadu terkait program pembangunan trotoar dan beautifikasi kawasan di sepanjang Jalan Terusan Pasir Koja, Kota Bandung.Kegiatan sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Pjs.

Palaksa Lanal Bandung yang juga menjabat sebagai Dandenpomal Lanal Bandung, Mayor Laut (PM) Daryat. Agenda utama dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi publik mengenai fungsi utama jalur pejalan kaki, rencana pembangunan fisik,

- Advertisement -

serta penertiban fasilitas umum yang menjadi bagian dari proyek penataan 17 ruas jalan kota.

Dalam pelaksanaannya, tim dari Lanal Bandung mengedepankan pendekatan humanis yang komunikatif dan kekeluargaan, yakni melalui metode 4S (Salam, Sapa, Senyum, Santai) serta silaturahmi langsung.

Pendekatan ini mendapat sambutan hangat dari para pelaku usaha dan warga setempat, khususnya para pedagang kayu yang beraktivitas di sepanjang Jalan Terusan Pasir Koja.

Beberapa tokoh masyarakat dan perwakilan pedagang yang dikunjungi dalam kegiatan silaturahmi tersebut di antaranya Bapak Febi, Bapak Wawan, Bapak Endang, Bapak Dadang, Ibu Hajah Keke, Ibu Imas, Bapak Ending, Bapak Agus, Bapak Risman, serta warga sekitar lainnya.

Berkat dialog yang konstruktif dan penjelasan yang rasional demi kemajuan serta kesejahteraan bersama, para warga dan pedagang menyatakan dukungannya secara penuh terhadap program pemerintah ini.

Program penataan infrastruktur ini memiliki beberapa fokus cakupan kerja yang krusial bagi kenyamanan publik, meliputi:

- Mengembalikan hak dasar pejalan kaki serta penyandang disabilitas agar dapat bergerak dengan aman, tertib, dan nyaman.

- Meliputi perbaikan akses jalan secara menyeluruh, normalisasi saluran air (drainase) guna mencegah genangan, pemasangan pembatasan (bollard), serta penggantian material trotoar agar lebih estetis dan tahan lama.

-Tim memberikan penegasan terkait larangan alih fungsi badan trotoar—seperti digunakan untuk tempat berjualan kaki lima atau parkir kendaraan liar. Selain itu, program ini juga mengintegrasikan penataan transportasi publik, termasuk ketertiban ojek online demi kelancaran arus lalu lintas.

Melalui sinergi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan masyarakat, program pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu berjalan sukses, aman, lancar, serta membawa berkah dan kemaslahatan bagi seluruh warga Kota Bandung.