Cilegon ,Nusantara Media - Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di lingkungan Polres Cilegon Polda Banten, melampaui target yang sebelumnya ditetapkan.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon mencatat, sebanyak 141 personel Polres Cilegon, telah melakukan aktivasi IKD.
Pelayanan tersebut, dilakukan Disdukcapil Kota Cilegon dengan mendatangi langsung lingkungan Polres Cilegon.
Kegiatan itu, merupakan tindak lanjut atas permohonan dari pihak kepolisian untuk membantu proses aktivasi IKD bagi personel.
Plt Sekretaris Disdukcapil Kota Cilegon, Sri Wahyuningsih mengatakan, permohonan tersebut menjadi bagian dari upaya aktivasi IKD bagi personel kepolisian.
"Jadi, kita ada surat permohonan dari polres bantuan untuk aktivasi IKD," ujar Ning sapaan akrabnya.
Dari target awal sebanyak 109 personel, realisasi aktivasi, justru mencapai 141 personel. Disdukcapil, juga masih memberikan layanan bagi personel yang sebelumnya belum sempat mengikuti aktivasi karena masih menjalankan tugas di lapangan.
"Dari rencana awal 109 personel. Pada pelaksanaan hari Selasa (6/10/2026), terealisasi 131 personel. Ditambah hari ini 10 personel. Jadi total 141," tuturnya.
Pelayanan aktivasi IKD, tidak hanya dilakukan di lingkungan Polres Cilegon. Petugas Disdukcapil, juga turun langsung ke tingkat kepolisian sektor untuk memberikan pelayanan kepada personel.
"Tadi pagi, dipimpin langsung oleh Bu Kadis, kita pelayanan aktivasi IKD ke Polsek Cilegon," ujarnya.
Untuk sementara, pelayanan tersebut, telah dilakukan di Polsek Cilegon. Disdukcapil berharap aktivasi serupa dapat dilanjutkan di polsek lainnya.
"Baru Polsek Cilegon. Mudah-mudahan yang lain menyusul," katanya.
Menurut Sri Wahyuningsih, masih adanya personel yang belum melakukan aktivasi, disebabkan sebagian anggota masih menjalankan tugas di lapangan.
"Ya kemarin masih banyak yang di lapangan juga, jadi belum seluruhnya. Makanya tadi juga ada yang nyusul 10 personel," ujarnya.
Ning menjelaskan, aktivasi IKD, menjadi salah satu fokus Disdukcapil Kota Cilegon dalam memperluas pemanfaatan layanan administrasi kependudukan secara digital.
Baca Juga Anggota Kodim 0601/Pandeglang Gelar Aerobik Jaga Kebugaran"Kita fokus IKD, karena kedepan Satbinmas Polres Cilegon ada kaitannya nanti dengan Perlinsos. Mungkin sebagai agen, tapi kita belum tahu pasti untuk jadi agen teknisnya seperti apa. Makanya, kemarin permohonan untuk anggota di IKD dulu," terangnya.
Disdukcapil Kota Cilegon, juga menyatakan siap memberikan layanan aktivasi IKD apabila masyarakat membutuhkan.
Pelayanan tersebut, terus didorong agar semakin banyak masyarakat yang memiliki identitas kependudukan dalam bentuk digital.
"Kita juga lagi gencar-gencarnya aktivasi IKD dimana-mana. Kita juga siap bilamana masyarakat meminta," ungkapnya.
Dalam proses aktivasi IKD, kata Ning masyarakat harus bertatap muka langsung dengan pegawai Disdukcapil, tidak boleh dilakukan dengan panggilan telepon, video call atau sejenisnya.
Hal ini, kata Ning, bertujuan untuk menghindari maraknya penipuan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Karena dengan maraknya aktivasi IKD, banyak warga yg sudah terkena imbas penipuan yang mengatasnamakan pegawai dukcapil melalui telepon. Kami menghimbau masyarakat, untuk berhati-hati apabila ada telepon yg mengatas namakan IKD," imbaunya.
Untuk memudahkan masyarakat, operator Disdukcapil telah tersebar di sejumlah lokasi pelayanan, mulai dari kelurahan, kecamatan, Mal Pelayanan Publik (MPP), hingga kantor Disdukcapil.
Dengan memiliki IKD, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi dokumen administrasi kependudukan melalui aplikasi tersebut.
Data yang sebelumnya terdapat pada sejumlah dokumen fisik, dapat ditampilkan dalam satu layanan digital.
"Salah satu keuntungan kita memiliki IKD, adalah kemudahan akses data terkait administrasi kependudukan, baik itu KTP, KK, data keluarga seperti KIA, akte lahir berada dalam satu aplikasi. Selain hal tersebut, kita dimudahkan dalam hal transaksi pelayanan publik, keamanan data kita juga terjamin, karena dalam aplikasi tersebut ada pin yang diketahui oleh yang bersangkutan dan juga tidak bisa di screenshot," jelas Ning.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!