BOGOR , Nusantara Media — Dinamika kepemudaan di Kabupaten Bogor kembali bergeliat seiring dengan suksesi kepemimpinan di tubuh Generasi Muda (GM) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) 10-04. Calon Ketua GM FKPPI 10-04 Kabupaten Bogor, Wawan Setiawan, atau yang lebih akrab disapa Bang Onne, tampil ke publik dengan menawarkan gagasan perubahan progresif yang dibingkai dalam semangat "Solid, Kuat, Militan".
Melalui gagasan tersebut, Bang Onne bertekad kuat untuk mentransformasi organisasi kepemudaan ini agar tidak hanya sibuk pada urusan seremonial dan internal semata. Ia ingin GM FKPPI mampu tampil ke depan sebagai kekuatan pemuda yang memberikan kontribusi dan dampak nyata bagi masyarakat luas serta pembangunan di Kabupaten Bogor.
Dalam keterangannya, Onne menyampaikan bahwa visi besar ini merupakan bagian dari komitmen pribadinya dalam membangun GM FKPPI 10-04 Kabupaten Bogor. Ia berhasrat menjadikan wadah ini sebagai organisasi yang dinamis, inspiratif, dan sepenuhnya independen. Lebih dari sekadar tempat berkumpul, ia ingin organisasi ini menjelma menjadi kawah candradimuka yang mampu mencetak generasi muda berani, memiliki integritas tinggi, serta dibekali daya saing mumpuni.
"Tantangan yang dihadapi pemuda ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, organisasi harus mampu menjadi ruang inkubasi untuk mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, membangun karakter yang tangguh, dan melahirkan kader-kader muda yang siap mengambil peran strategis di tengah masyarakat," ungkap Onne.
Ia menegaskan bahwa semangat yang diusungnya bukanlah sekadar kiasan pemanis visi-misi. “Solid, kuat, dan militan bukan hanya slogan kosong di atas kertas. Ini harus benar-benar menjadi karakter organisasi dalam bergerak, dalam membangun kebersamaan, dan dalam memastikan kehadiran kita memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Wawan Setiawan.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Onne telah merumuskan sejumlah misi strategis. Prioritas utamanya adalah pengembangan kapasitas dan potensi kepemudaan. Berbagai program edukasi, pelatihan, dan pengembangan keterampilan dinilai sangat krusial agar setiap anggota memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni.
Selain itu, ia juga mendorong penguatan partisipasi dalam berbagai kegiatan sosial, kebudayaan, serta pembinaan olahraga. Pendekatan ini diyakini mampu menjadi sarana ampuh untuk membangkitkan kembali semangat kepemudaan, sekaligus mempertebal rasa kepedulian anggota terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
Menyadari bahwa perubahan besar tidak bisa dilakukan secara eksklusif, Onne menyoroti urgensi GM FKPPI 10-04 Kabupaten Bogor untuk terus memperluas jaringan. Ia berkomitmen membangun kolaborasi sinergis dengan berbagai organisasi kepemudaan lainnya, institusi pemerintah, maupun pemangku kepentingan (stakeholder). Kolaborasi ini mutlak diperlukan agar energi besar pemuda tidak menguap pada kegiatan formalitas, melainkan dapat diterjemahkan menjadi program yang berkelanjutan.
Baca Juga Babinsa Cikiwul Aktif Perkuat Siskamling dan Komsos di Kampung Parigi CurugGagasan Wawan Setiawan tidak berhenti pada urusan manajerial organisasi. Ia membawa misi luhur untuk memperkuat kepemimpinan muda yang berintegritas, berani, dan memiliki wawasan global. Ia menghendaki seluruh anggota GM FKPPI memiliki nyali untuk mengambil peran sebagai agen perubahan (agent of change) yang positif, baik dalam dinamika kehidupan sosial maupun dalam mendukung roda pembangunan daerah.
Komitmen tersebut, kata Onne, sangat selaras dengan cita-cita luhur Kabupaten Bogor, yakni mewujudkan masyarakat yang "Tegar Beriman" (Tertib, Segar, Bersih, Indah, Mandiri, Aman, dan Nyaman). Lebih jauh lagi, ia juga berupaya menyelaraskan gerak langkah organisasinya dengan visi mewujudkan daerah yang Istimewa dan Gemilang. Hal ini termasuk memberikan dorongan kuat pada sektor keolahragaan dan pariwisata sebagaimana semangat branding “Bogor The City of Sport and Tourism.”
Bagi Bang Onne, organisasi kepemudaan yang cerdas harus memiliki kepekaan untuk membaca potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bogor, lalu mengubah potensi tersebut menjadi pilar kekuatan pembangunan.
“Kita ingin pemuda tidak hanya pasif dan sekadar menjadi penonton pembangunan. Pemuda itu harus hadir secara nyata, bergerak aktif, dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang ada di daerah,” paparnya dengan penuh keyakinan.
Mengakhiri penjelasannya, Wawan Setiawan menekankan bahwa pencalonan dirinya dalam bursa Ketua GM FKPPI 10-04 ini bukanlah tentang unjuk kekuatan atau sekadar meraih kursi kepemimpinan. Ini adalah tentang panggilan pengabdian dan bagaimana menyatukan visi untuk membangun kekuatan pemuda yang mampu bergerak beriringan memajukan Kabupaten Bogor.
Dengan tiga pilar utama—Solid, Kuat, dan Militan—ia optimis dapat membawa GM FKPPI 10-04 Kabupaten Bogor melangkah maju menuju organisasi yang lebih aktif, berdaya guna, dan senantiasa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!