Pedro Acosta menutup hari Jumat di Spielberg dengan waktu tercepat, membangkitkan harapan KTM untuk mengakhiri puasa kemenangan selama empat tahun di MotoGP. Pembalap Spanyol itu memimpin kedua sesi latihan bebas, unggul 0,127 detik atas Fermin Aldeguer dari Gresini, sementara Ai Ogura dari Aprilia tertinggal setengah persepuluh detik di posisi ketiga.

Kecepatan Acosta bukan satu-satunya sinyal positif bagi KTM. Brad Binder, yang sering kesulitan dalam satu putaran, berhasil menembus Q2 dengan catatan waktu tercepat ketujuh. Acosta bahkan memiliki pace lebih, setelah sengaja membatalkan push lap terakhirnya usai mencatatkan waktu tercepat di tiga sektor awal. Dengan masalah keandalan yang sempat menghantui tim di paruh pertama musim, kini RC16 tampil lebih solid dan siap memanfaatkan trek lurus panjang Red Bull Ring.

Red Bull Ring memang selalu bersahabat dengan KTM. Sirkuit ini menuntut pengereman keras dan akselerasi dari kecepatan rendah, area di mana RC16 dikenal kuat. Namun, tahun ini ada faktor tambahan yang membuat KTM semakin berpotensi: ban belakang Michelin dengan carcass diperkuat yang khusus digunakan di trek seperti Buriram dan Red Bull Ring. Konstruksi ban ini memberi keuntungan bagi KTM, seperti yang dijelaskan Binder: "Dengan ban belakang yang berbeda ini, tidak terlalu mendorong bagian depan, dan saya tidak mengalami masalah besar di depan seperti biasanya. Jadi, ini memberi saya lebih banyak kepercayaan diri."

- Advertisement -
Advertisement

Pol Espargaro, pembalap penguji KTM yang kembali menggantikan Maverick Vinales yang cedera di Tech3, menambahkan bahwa grip di Red Bull Ring tahun ini lebih rendah dibanding musim lalu. Kondisi ini justru menguntungkan KTM, karena motor mereka tampil lebih baik ketika grip trek tidak terlalu tinggi. "Tahun ini, kami memiliki akhir pekan yang lebih baik ketika grip tidak terlalu bagus, seperti di Barcelona," ujarnya. "Di masa lalu, kami tampil di tempat-tempat dengan grip tinggi dan sekarang benar-benar sebaliknya. Pedro sangat baik dalam pengereman, dan dengan grip rendah, situasinya bahkan lebih sulit bagi yang lain."

Baca Juga Yamaha Incar Teknisi Aprilia Sterlacchini untuk 2027

Dengan kombinasi ban khusus, karakteristik sirkuit, dan performa Acosta yang sedang dalam periode emas, KTM berada di posisi yang kuat untuk menantang dominasi Ducati dan Aprilia. Namun, tantangan tetap ada. Ducati dan Aprilia masih memiliki keunggulan teknis, dan trek Red Bull Ring bisa berubah cepat. Kualifikasi dan sprint race akan menjadi ujian sesungguhnya bagi KTM untuk membuktikan bahwa kecepatan mereka di latihan bebas bisa dikonversi menjadi hasil nyata.

Jika Acosta dan Binder mampu memaksimalkan potensi RC16, bukan tidak mungkin KTM akan kembali ke podium teratas di Austria. Yang jelas, sinyal dari Spielberg telah dikirim: KTM bukan sekadar peserta, melainkan ancaman serius di MotoGP Austria 2026.