Banten, Nusantara Media - Menghadapi potensi kekeringan dan kesulitan memperoleh air bersih di sejumlah wilayah akibat dampak musim kemarau, Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengoptimalkan perannya dalam membantu masyarakat. Melalui layanan tanggap siaga Call Center Polri 110, warga Banten yang membutuhkan pasokan air bersih kini dapat mengajukan permohonan bantuan secara gratis tanpa dipungut biaya maupun pulsa.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polri juga hadir secara proaktif dalam menangani dampak krisis sosial dan lingkungan yang dialami warga.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi kekeringan. Ia menegaskan bahwa fasilitas Call Center Polri 110 beroperasi penuh tanpa henti untuk menerima laporan maupun permohonan bantuan dari warga.
"Layanan Call Center Polri 110 tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam dan siap menerima laporan maupun permohonan bantuan dari masyarakat," ujar Maruli pada Senin (3/8/2026).
Prosedur pengajuan bantuan dibuat sangat praktis demi memangkas birokrasi. Masyarakat cukup menekan nomor 110 dari telepon genggam maupun telepon rumah tanpa khawatir kehabisan pulsa. Petugas operator akan segera mencatat titik lokasi kekeringan dan kebutuhan air di wilayah tersebut untuk segera ditindaklanjuti.
Melalui pengoptimalan integrasi Call Center Polri 110, masyarakat Banten dapat memanfaatkan beberapa jenis fasilitas bantuan kemanusiaan terkait krisis air, di antaranya:
- Warga atau pengurus lingkungan (RT/RW) dapat melaporkan kelangkaan air di daerahnya.
- Penyaluran air bersih langsung ke pemukiman warga menggunakan armada kendaraan tangki kepolisian.
-Sinergi cepat antara polda, polres/polsek setempat, BPBD, PDAM, hingga dinas terkait.
- Penanganan laporan secara sigap agar bantuan dapat disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran.
Maruli menegaskan bahwa jajaran kepolisian siap hadir membantu menangani beban masyarakat akibat kemarau panjang.
"Apabila masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, segera hubungi Call Center Polri 110. Layanan ini gratis, aktif selama 24 jam, dan petugas akan berkoordinasi dengan satuan kewilayahan maupun instansi terkait agar bantuan dapat segera disalurkan," terangnya.
Di samping membuka akses bantuan, Polda Banten juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa bijaksana dalam menggunakan air bersih selama masa kemarau. Penghematan air sangat penting agar cadangan yang ada dapat mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.
Selain itu, kepedulian antar-sesama tetangga dan lingkungan sekitar menjadi poin penting yang disuarakan oleh polda. Warga diharapkan tidak segan untuk saling bantu dan menjadi perpanjangan tangan informasi bagi mereka yang kesulitan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghadapi musim kemarau dengan saling membantu dan tidak ragu melaporkan apabila terdapat warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkap Maruli.
Dengan kemudahan akses komunikasi melalui nomor darurat 110 ini, Polda Banten berharap kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih dapat terpenuhi, sehingga dampak buruk dari musim kemarau dapat diminimalisasi secara bergotong royong.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!