Aksi memukau kembali ditunjukkan oleh Balint Kovacs saat tampil di Hockenheimring dalam ajang balap motor bergengsi. Reputasi pembalap asal Hungaria tersebut di sirkuit ini sebenarnya bukan lagi sebuah rahasia baru, mengingat ia pernah mencatatkan pole position di tempat yang sama pada seri final IDM Superbike musim lalu. Kehadirannya kali ini bersama perusahaan Deussen Engines yang berbasis di Danau Constance menarik perhatian banyak pihak, terutama karena mereka turun dengan struktur tim yang sepenuhnya baru dan penuh ambisi.
Dalam proyek ambisius ini, Deussen Engines mempercayakan posisi penting kepada mantan pembalap Superbike, Patrick Hobelsberger, yang bertindak sebagai kepala kru. Berbekal mesin Ducati yang kompetitif, tim langsung dihadapkan pada akhir pekan balapan yang padat dan menantang. Meskipun waktu persiapan yang dimiliki tergolong sangat singkat, Kovacs mampu menunjukkan kapasitasnya dengan mengamankan posisi start kedelapan pada sesi kualifikasi yang ketat.
Kendati demikian, jalannya balapan tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi pembalap bernomor tersebut. Dalam balapan pertama, ia langsung dihadapkan pada insiden kecelakaan di awal start yang membuat posisinya merosot tajam. Kovacs menjelaskan bahwa dirinya sempat mencoba bangkit dan berjuang dari posisi paling belakang di tengah kendala teknis kelistrikan yang sudah terasa sejak awal grid, namun ia akhirnya harus menerima kenyataan pahit setelah tergelincir saat melakukan upaya pemulihan.
Situasi mulai membaik pada balapan kedua di mana Kovacs berhasil menuntaskan lomba tanpa melakukan kesalahan berarti. Dirinya mengakui bahwa kurangnya waktu lintasan selama akhir pekan sempat memengaruhi adaptasi dan keharmonisannya di atas motor. "Das zweite Rennen verlief fehlerfrei, aber mir fehlte die viele verlorene Streckenzeit wahrend des Wochenendes, sodass ich nicht wirklich gut mit dem Motorrad harmonieren konnte. Der sechste Platz ist meiner Meinung nach trotzdem sehr gut fur einen Wildcard-Einsatz, mit einem neuen Motorrad und einem neuen Team. Vielen Dank an Deussen Engines fur diese Chance," ungkap Kovacs mengenai penampilannya.
Di balik perjuangan impresif di atas lintasan, akhir pekan tim Ducati tersebut sempat diwarnai oleh drama di luar trek berupa aksi protes resmi. Pada hari Sabtu, pemilik tim Matthias Moser melayangkan protes terhadap kubu Daniel Deussen dengan dugaan penggunaan perangkat elektronik yang tidak sesuai regulasi. Namun, protes tersebut sempat ditolak karena Moser tidak memiliki lisensi pendaftar yang sah, sebelum akhirnya dilanjutkan kembali oleh pembalap Lorenzo Zanetti usai sesi pemanasan hari Minggu.
Baca Juga Bulega Ungguli Sam Lowes pada Sesi Warm-up Jerez WorldSBKMenanggapi situasi pelik tersebut, pimpinan tim Daniel Deussen mengambil langkah taktis untuk memastikan pembalapnya tetap bisa berkompetisi secara sah. "Damit wir uberhaupt mit Balint an den Rennen teilnehmen konnten, haben wir gegen diesen Protest Berufung eingelegt und somit wurde die Wirkung der Protestentscheidung der Stewards zugunsten von Zanetti aufgeschoben," jelas Daniel Deussen terkait langkah hukum yang mereka tempuh demi menjaga kelangsungan balapan.
Mengingat status Kovacs sebagai pembalap wildcard yang tidak berhak meraih poin kejuaraan, proses banding tersebut pada akhirnya ditarik kembali oleh sang pembalap karena prospek kemenangan hukum yang dinilai kecil. Meskipun diwarnai berbagai dinamika teknis dan protes administratif, Deussen Engines tetap menyatakan ketertarikan mendalam untuk melanjutkan keterlibatan mereka di ajang IDM Superbike pada masa mendatang.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!