Tangerang, Nusantara Media — Peristiwa tragis kecelakaan lalu lintas kembali mewarnai wilayah hukum Kabupaten Tangerang. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan roda dua dan kendaraan berat jenis dump truck tronton terjadi di ruas Jalan Raya Serang KM 24,5.
Tepatnya, lokasi insiden ini berada di dekat area pabrik PT Aneka Sarivita, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Rabu malam (22/7/2026) sekitar pukul 22.20 WIB. Jalur Serang–Balaraja yang dikenal sering dilintasi oleh kendaraan industri bermuatan besar ini kembali menjadi saksi bisu kecelakaan fatal yang merenggut nyawa penggunanya.
Berdasarkan data dari Satlantas Polresta Tangerang, korban tewas dalam insiden tragis tersebut adalah seorang perempuan berinisial IN (24), warga Kabupaten Pandeglang. Pada saat kejadian, IN berstatus sebagai penumpang yang dibonceng.
Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda tersebut adalah seorang pria berinisial A (23), yang juga merupakan warga asal Pandeglang. Akibat benturan yang sangat keras, A mengalami luka berat. Tim kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi darurat dengan membawa korban A ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja guna mendapatkan perawatan medis yang intensif.
Adapun kendaraan dump truck tronton yang terlibat dalam kecelakaan ini diketahui dikemudikan oleh seorang pria berinisial Y (27), yang merupakan warga Kota Serang.
Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fery Oktaviari Pratama, memberikan keterangan resmi mengenai kronologi awal peristiwa nahas tersebut. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan lapangan, insiden terjadi ketika kedua kendaraan tengah melaju di lajur yang sama.
"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan awal yang diperoleh petugas kami di lapangan, kendaraan sepeda motor melaju dari arah Serang menuju arah Balaraja," ungkap Kompol Fery pada Kamis (23/7/2026).
Lebih lanjut, Fery menjelaskan bahwa setibanya di titik lokasi kejadian, sepeda motor yang ditumpangi kedua korban terlibat kecelakaan dengan sebuah dump truck tronton yang sedang melaju searah, persis di depannya. Akibat benturan tersebut, penumpang sepeda motor (IN) mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia seketika di tempat kejadian.
Merespons insiden mematikan ini, Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tangerang langsung bertindak sigap melakukan penanganan di TKP. Petugas mengamankan area, mengatur arus lalu lintas malam agar tidak terjadi kemacetan panjang, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat untuk dijadikan barang bukti.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah memanggil dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata maupun pihak-pihak terkait, termasuk sopir truk tronton. "Saat ini kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam tahap proses penyelidikan kepolisian guna mengetahui secara pasti apa penyebab utama terjadinya kecelakaan ini," tutur perwira menengah tersebut.
Menutup keterangannya, Kompol Fery memberikan imbauan serius kepada seluruh masyarakat, khususnya pengendara yang kerap melintas di jalur perlintasan industri Tangerang. Beliau menekankan pentingnya kesadaran akan keselamatan (safety riding), terutama saat berkendara di malam hari.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman antar kendaraan, dan berkendara dengan tingkat konsentrasi yang penuh. Serta selalu mematuhi seluruh aturan rambu lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa," pesan Fery.
Ia menambahkan, keselamatan di jalan raya adalah ruang publik di mana kelancarannya menjadi tanggung jawab bersama. "Setiap pengguna jalan diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan ekstra. Terutama saat berkendara pada malam hari maupun saat melintas di jalur yang bersinggungan langsung dengan pergerakan kendaraan berat," tutupnya.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!