Kapten Inf Purgiarto, Danramil 0116/Cikeusik Kodim 0601/Pandeglang, bertindak cepat. Ia membantu siswa SD Negeri Cikadongdong 2 melintasi jembatan darurat. Lokasi kejadian: Kampung Cipa’as, Desa Cikadongdong, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Jembatan bambu itu menggantikan jembatan utama yang ambruk bertahun-tahun lalu. Setiap hari, pelajar mempertaruhkan nyawa demi ke sekolah. Hujan deras membuat bambu licin dan situasi semakin tegang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Abdul Rahman dari PUPR Provinsi Banten menyaksikan peristiwa itu. Ia sedang survei jembatan. Bersama Kapten Purgiarto, ia angkat tangan bantu anak-anak menyeberang.
Kepala Desa Cikadongdong, Teti, buka suara. “Jembatan ini satu-satunya akses warga dan anak sekolah. Kami harap pemerintah segera bangun jembatan permanen,” katanya.
Alip, siswa SDN Cikadongdong 2, cerita pengalamannya. “Saya takut setiap lewat, apalagi hujan. Teman sering jatuh, untung belum ada korban,” ujarnya.
Warga sekitar beri applaus untuk TNI dan PUPR. Mereka optimis, kehadiran aparat jadi langkah awal perbaikan Jembatan Cipa’as yang lama dinanti.
Penulis : Eri priatna












