Jorge Martin mengaku diliputi rasa takut menjelang kemungkinan operasi arm pump yang bisa mengancam peluangnya di MotoGP 2026. Pembalap Aprilia itu gagal finis terdepan di Misano setelah kecepatannya anjlok drastis akibat kondisi tersebut, dan kini harus mempertimbangkan tindakan medis di tengah persaingan gelar yang ketat.

Di Grand Prix San Marino akhir pekan lalu, Martin sempat memimpin balapan sebelum arm pump membuat performanya merosot tajam. Ia harus puas finis kelima, sementara Marc Marquez dari Ducati menyamai poinnya di klasemen. Insiden itu menjadi pukulan telak bagi pembalap Spanyol yang sedang berjuang mempertahankan konsistensi.

Menghadapi Grand Prix Austria akhir pekan ini, Martin masih belum memutuskan apakah perlu menjalani operasi. Ia akan terus memantau kondisinya di Red Bull Ring sebelum mengambil keputusan final. Namun, waktu yang sempit menuju putaran berikutnya di Jepang pada 3 Oktober membuatnya was-was.

- Advertisement -
Advertisement

“Kita tidak pernah tahu bagaimana hasil operasi,” ujar Martin. “Itu sebabnya saya agak takut untuk operasi, karena bisa saja semuanya baik dan saya bisa kembali ke motor dalam satu minggu. Tapi bisa juga sebaliknya.”

Ketakutan Martin berakar dari pengalaman buruknya sepanjang musim 2025. Saat itu ia mengalami empat cedera berbeda dan hanya menyelesaikan tujuh dari 22 balapan. “Saya tidak punya kenangan indah dari masa lalu, jadi saya harus pintar dan cerdas dalam mengambil keputusan ini,” tambahnya.

Baca Juga Fermin Aldeguer Resmi Gabung VR46 Racing pada 2027 dengan Desmosedici GP Pabrikan

Pada sesi latihan Jumat di Austria, Martin kembali ke lintasan dan mencatatkan waktu tercepat kelima dengan RS-GP. Meski sebelumnya ia yakin tidak memerlukan operasi, penampilan perdananya sejak masalah di Misano justru menimbulkan keraguan. “Pagi ini saya 100% yakin tidak perlu operasi. Lalu sore harinya saya sedikit ragu, tapi itu normal,” jelasnya.

Martin mengaku lelah seperti biasa, namun berharap bisa terus tampil maksimal. “Saya merasa jauh lebih baik. Masih ada tanda tanya sampai balapan Minggu nanti, tapi saya merasa sangat baik dan saya pikir ini tidak akan menjadi masalah selama akhir pekan,” tutupnya.

Keputusan Martin akan sangat mempengaruhi peta persaingan gelar MotoGP 2026. Jika ia memilih operasi, waktu pemulihan bisa mengancam posisinya di klasemen, sementara Marquez dan rival lain siap memanfaatkan situasi. Sementara itu, KTM menunjukkan keunggulan di Red Bull Ring yang bisa menjadi ancaman tersendiri.