Pembalap andalan Aprilia, Jorge Martin, mengambil keputusan konservatif untuk mengakhiri sesi latihan hari Jumat lebih awal pada akhir pekan Grand Prix Malaysia. Sang juara dunia bertahan sejatinya telah dinyatakan fit dan layak untuk turun ke lintasan setelah merampungkan sesi latihan bebas pertama (FP1). Namun, insiden menegangkan di awal sesi Practice membuat arah rencananya berubah drastis demi keselamatan fisik dan persiapan jangka panjang.

Dalam sesi Practice tersebut, Martin sempat membuat para penonton dan kru garasi terkesiap ketika ia nyaris mengalami kecelakaan hebat atau highside yang fatal akibat kehilangan kendali pada motor Aprilia yang dikendarainya. Momen genting tersebut terjadi pada run pertama, memaksa sang pembalap asal Spanyol untuk segera kembali ke pit lane dan memilih tidak mengambil resiko yang tidak perlu demi mengamankan kondisi tubuhnya yang belum pulih sepenuhnya dari masalah kebugaran sebelumnya.

Sebelum insiden menegangkan itu terjadi, performa awal Martin di Sirkuit Sepang memang masih membutuhkan banyak evaluasi mendalam dari tim teknik. Pada sesi FP1 pembuka pagi harinya, ia harus puas menutup catatan waktu di posisi ke-20 secara keseluruhan, tertinggal hampir dua detik penuh dari pembalap terdepan Marc Marquez yang tampil begitu dominan sejak awal sesi latihan bebas.

- Advertisement -
Advertisement

Menghadapi situasi yang cukup pelaten dan menantang ini, kubu Aprilia memastikan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah mengembalikan rasa percaya diri sang pembalap di atas kuda besi RS-GP. Keputusan untuk menarik mundur Martin dari sisa sesi hari Jumat dipandang sebagai langkah antisipatif yang sangat tepat guna menghindari potensi cedera susulan yang jauh lebih parah di tengah ketatnya persaingan kelas utama.

Baca Juga Tardozzi: Keunggulan Poin Marquez Belum Aman di MotoGP

Seluruh perhatian kini tertuju pada hari esok, di mana Martin dijadwalkan akan mencoba kembali menunggangi motornya pada sesi FP2. Tantangan berat langsung menanti sang bintang karena ia harus segera beradaptasi dengan kecepatan lintasan sebelum turun di sesi Kualifikasi krusial demi memperebutkan posisi start terbaik di grid balapan utama akhir pekan ini.