Sesi latihan bebas di Sirkuit Sepang mendadak diwarnai keputusan krusial ketika Jorge Martin memilih untuk menghentikan seluruh aktivitas lintasannya lebih awal. Pembalap asal Spanyol tersebut awalnya telah dinyatakan lolos pemeriksaan medis pascalatihan bebas pertama untuk melanjutkan program akhir pekannya. Namun, dinamika lintasan berkata lain ketika ia mulai mengitari sirkuit pada sesi latihan sore.

Begitu menuntaskan beberapa putaran awal untuk menguji kapasitas fisiknya, juara dunia MotoGP tersebut langsung merasakan sinyal alarm dari tubuhnya. Kondisi fisiknya dinilai belum sepenuhnya ideal untuk menghadapi intensitas tinggi kelas premier. Tanpa buang waktu, ia mengarahkan motornya langsung menuju garasi tim Aprilia guna melakukan evaluasi mendalam bersama para kru teknis serta Direktur Medis MotoGP, Dokter Angel Charte.

Keputusan bulat akhirnya diambil untuk mengistirahatkan sang pembalap demi melindungi area tubuhnya yang mengalami cedera patah tulang. Tim pabrikan Noale menegaskan bahwa langkah antisipatif ini diambil semata-mata demi keselamatan jangka panjang sang pembalap agar bisa kembali kompetitif pada sisa akhir pekan. Konsekuensi dari keputusan ini, ia dipastikan harus merangkak dari sesi kualifikasi pertama pada hari berikutnya.

- Advertisement -
Advertisement

Manajer Tim Aprilia, Paolo Bonora, memberikan penjelasan detail mengenai situasi pelik yang menimpa pembalapnya kepada media penyiaran DAZN. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama tim medis tanpa ada paksaan untuk mengambil risiko yang tidak perlu di atas lintasan Sepang.

Kami telah memutuskan bersama dengan Dokter Charte dan tim medis kami untuk tidak melanjutkan sesi hari ini, menunggu pemulihan tenaga, melewati malam ini, dan menilai situasinya kembali esok pagi, ujar Bonora membuka penjelasan mengenai langkah taktis timnya.

Bonora menambahkan bahwa sejak awal kedatangan mereka ke Malaysia, tim sudah menyadari bahwa akhir pekan ini akan menjadi tantangan berat. Kehadiran sang pembalap di lintasan pada hari pertama sudah dianggap sebagai pencapaian positif, namun batas fisik tidak bisa diabaikan begitu saja demi mengejar catatan waktu terbaik.

Baca Juga Johann Zarco Nilai Honda Ambil Keputusan Tepat Pilih Diogo Moreira

Ketika motornya kehilangan sedikit cengkeraman pada bagian depan, ia langsung merasakan kesulitan yang signifikan dalam mengendalikan kendaraannya. Oleh karena itu, kami sepakat untuk menyudahi sesi hari ini lebih cepat dan memantau perkembangan kondisinya keesokan harinya, imbuh Bonora.

Kendala utama yang dihadapi oleh sang pembalap saat ini terpusat pada area tubuh yang mengalami fraktur, terutama ketika ia harus melakukan teknik pengereman keras. Tekanan ekstrem pada titik pengereman membuat sang pembalap tidak mampu memaksakan diri untuk melakukan serangan catatan waktu secara maksimal.

Tidak ada prosedur medis luar biasa yang diberikan kepada sang pembalap selain pemasangan balutan khusus dan penyesuaian sarung tangan guna menjaga kestabilan area cedera. Tim medis sengaja menghindari intervensi berlebihan agar sang pembalap dapat merasakan secara akurat tingkat nyeri yang sebenarnya sebelum kembali turun ke lintasan esok hari.